_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.pramborsfm.com","urls":{"Home":"http://www.pramborsfm.com","Category":"","Archive":"http://www.pramborsfm.com/2015/03/","Post":"http://www.pramborsfm.com/test-bakat/","Page":"http://www.pramborsfm.com/gina-jual-handphone/","Attachment":"http://www.pramborsfm.com/?attachment_id=6703","Nav_menu_item":"http://www.pramborsfm.com/6700/","Charts":"http://www.pramborsfm.com/charts/john-mayer/","Concert-and-event":"http://www.pramborsfm.com/concert-and-event/gadis-sampul-2016/","Bubbling-up":"http://www.pramborsfm.com/bubbling-up/jess-kent-the-sweet-spot/","Sudut-dengar":"http://www.pramborsfm.com/sudut-dengar/single-terbaru-dipha-barus-all-good/","Dj":"http://www.pramborsfm.com/dj/ilham-ramdana/","Stations":"http://www.pramborsfm.com/stations/89-3-fm-prambors-surabaya/","Programs":"http://www.pramborsfm.com/programs/night-shift/","News":"http://www.pramborsfm.com/news/100-orang-paling-berpengaruh-di-dunia-versi-majalah-time/","Meme":"http://www.pramborsfm.com/meme/gina/","Music-programs":"http://www.pramborsfm.com/music-programs/mixnite-with-angger-dimas/","Wpcf7_contact_form":"http://www.pramborsfm.com/?post_type=wpcf7_contact_form&p=2798","Ml-slider":"http://www.pramborsfm.com/?post_type=ml-slider&p=6594"}}_ap_ufee
sunset trip 728 x 90 px

SUDUT DENGAR

RENDY PANDUGO : “I DON’T CARE, I JUST WANT TO MAKE MUSIC”

Thursday, 3 November 2016 17:04 WIB | OLEH:admin

RENDY PANDUGO :  “I DON’T CARE, I JUST WANT TO MAKE MUSIC”
https://www.youtube.com/watch?v=O6plFAX3qRY

 

Sony Music Entertainment Indonesia dengan bangga mempersembahkan sebuah karya dari penyanyi / musisi bertalenta Rendy Pandugo. Pria dengan keahlian memainkan gitar akustik dan mempunyai vokal yang khas ini meluncurkan single terbarunya berjudul “I Don’t Care.” Lagu berlirik bahasa Inggris ini merupakan karya istimewa, karena tidak hanya dirilis di Indonesia, tetapi juga secara serentak diluncurkan di dua negara lain yaitu Malaysia dan Singapura.

“I Don’t Care adalah karya pertama berbahasa Inggris yang saya ciptakan. Saya membuat komposisi lagu ini bersama seorang kawan, kemudian disempurnakan lagi di workshop yang dilakukan di The Kennel Studio, Swedia,” jelas Rendy.

Lagu ini bercerita tentang bagaimana mengatasi rasa sakit dan kecewa setelah seseorang yang kita percayai melakukan sebuah kesalahan. Selaras dengan pesan dari lagu itu, video klipnya pun dibuat menggambarkan perjalanan seseorang yang berusaha menghilangkan kegalauan hatinya. Tiga kota di Jepang yaitu Tokyo, Osaka dan Kyoto dipilih sebagai tempat yang tepat untuk mewakili lagu tersebut.

Lagu yang kaya dengan nuansa folk dan permainan gitar akustik yang apik ini adalah satu dari tiga lagu yang dimainkan oleh Rendy saat tampil dalam sebuah sesi perkenalan di hadapan tim Sony Music Asia Pacific, di mana salah satunya adalah Hayden Bell, A&R Director Sony Music Asia Pacific.

Sony Music Indonesia selaku label yang menaungi Rendy Pandugo merasa bangga bahwa akhirnya karya musik negeri sendiri diakui dan diapresiasi oleh negara-negara lain. Hal ini diungkapkan oleh A&R Manager Sony Music Indonesia, Mahavira Wisnu Wardhana atau yang akrab dipanggil Inu.

“Kami selalu berusaha memproduksi karya musik yang berkualitas. Dan kami sangat percaya bahwa Rendy Pandugo dengan segenap talenta yang dimiliki adalah aset besar buat kami, dan Sony Music Asia Pacific siap menjadikan Rendy Pandugo salah satu artis prioritas yang diharapkan menembus pasar internasional,” jelas Inu yang pertama kali menemukan Rendy saat menonton penampilannya di sebuah kafe di Jakarta. 


COMMENT