Christine Hakim Main di Serial HBO "The Last of Us", Jakarta jadi Sumber Virus!

Keren banget doi aktingnya, Kawula Muda!

Aktris sekaligus produser asal Indonesia, Christine Hakim, muncul di episode kedua serial The Last of Us. (INSTAGRAM/CHRISTINE HAKIM)
Tue, 24 Jan 2023


Aktris sekaligus produser asal Indonesia, Christine Hakim, muncul di episode kedua serial "The Last of Us". Adapun tayangan tersebut merupakan salah satu serial terpopuler HBO yang sedang ramai dibicarakan.

Pada episode "The Last of Us, diketahui Christine berperan sebagai seorang profesor mikologi dari Jakarta, Indonesia, yang bernama Ratna. Ia pun muncul pada adegan pembuka episode tersebut. 

Episode kedua serial tersebut pun menunjukkan bahwa asal mula infeksi Cordyceps berasal dari Indonesia. Karena belum adanya vaksin, Ibu Ratna dimintai tolong oleh seorang petinggi militer untuk mencari cara mengatasi infeksi yang terjadi. 



“Kami butuh vaksin atau obat,” tutur salah satu perwakilan militer yang dibintangi oleh aktor senior Yayu Unru kepada Ibu Ranta.

Lebih lanjut, aktris berusia 66 tahun tersebut menjelaskan bahwa tidak ada obat dan vaksin yang dapat mengatasi wabah tersebut. Saat dimintai saran, Ibu Ratna mengambil cara yang ekstrem, yakni bom. 

“Saya muncul di episode 2 dari serial HBO 'The Last of Us' sebagai ilmuwan,” tulis Christine Hakim pada akun Instagramnya Jumat (20/01/2023). 

Nama aktris yang bernama lengkap Herlina Christine Natalia Hakim pun kini viral di media sosial. Banyak pujian yang diungkapkan oleh para warganet mengenai akting mengharukan dan emosional yang mampu dimunculkan oleh aktris senior tersebut. 


Sebagai informasi, "The Last of Us" menceritakan tentang infeksi menular yang disebabkan oleh jamur Cordyceps yang mudah menular. Apabila tertular, seorang manusia dapat bersikap seolah menjadi zombie. 

Sementara itu, Christine Hakim mulai berakting sejak 1973 lalu. Kala itu, ia memerankan salah satu karakter pada film "Cinta Pertama" dan mengantarkannya untuk meraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik. 

Ia juga membintangi sejumlah film seperti "Badai Pasti Berlalu" (1977) dan "Tjoet Nja’ Dhien" (1988). 

Ini juga bukan pertama kalinya bagi Christine untuk menjajaki dunia Hollywood. Pada 2010 lalu, aktris tersebut juga mendapat peran dalam "Eat Pray Love". 

Lebih lanjut, Christine Hakim mulai melebarkan sayapnya di dunia perfilman pada tahun 1998 lalu. Kala itu, ia memulai karier sebagai produser film "Daun di Atas Bantal".

Berita Lainnya