Musisi Jazz Legendaris Benny Likumahuwa Tutup Usia

Kawula Muda, kabar duka datang dunia musik tanah air. Musisi Jazz legendaris Benny Likumahuwa dikabarkan meninggal dunia.

Benny bersama sang putra yang juga musisi, Barry Likumahuwa. (INSTAGRAM)
Tue, 09 Jun 2020

Kabar duka kembali menyelimuti dunia musik Tanah Air. Musisi senior, Benny Likumahuwa, meninggal dunia pada Selasa (9/6/2020) pagi, di kediamannya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Personel The Rollies itu dikabarkan menderita penyakit diabetes sejak dua tahun lalu.

Hal itu diceritakan oleh Barry Likumahuwa, anak Benny yang juga seorang musisi. Menurut Barry, kondisi sang ayah terus menurun sejak April 2020.

"Kondisinya menurun karena punya masalah dengan diabetes dan ginjalnya juga, jadi papa sudah cuci darah dari 2018 cuma masih bisa beraktivitas. Yang paling bikin dia drop itu saat PSBB sih," kata Barry.

Sejak PSBB, Barry mengaku jarang bertemu dengan ayahnya demi mencegah penyebaran virus corona. Ia juga mengungkapkan, kondisi sang ayah yang terus menurun selama PSBB hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.30 WIB.

"Sebenarnya masih bisa ke mana-mana, masih bisa makan bareng. Cuma yang paling bikin dia drop sih secara mental tuh semenjak PSBB sih, karena kan jadi nggak bisa ketemu, saya jadi jarang ke sini. Biasanya kita rutin kayak seminggu sekali gitu ketemu, makan. Saya juga nggak berani ke sini, takutnya saya bawa Covid-nya ke orangtua, jadi lama banget saya enggak bisa ke sini," ungkap Barry.

Musisi jazz

Lahir di Kediri, 18 Juni 1946, Benny Likumahuwa adalah sosok musisi serba bisa. Ia jago memainkan alat musik, mulai dari bass, gitar, piano, trombone, flute, hingga klarinet.

Pada 1966, Benny bergabung dengan Cresendo Band dari Bandung. Ia kemudian bergabung dengan The Rollies pada 1968.

Bersama The Rollies, kakak dari mendiang Utha Likumahuwa itu sempat rekaman untuk Polygram di Singapura serta tur keliling Indonesia.

Ia juga tampil di sejumlah kafe di Bangkok, lalu membentuk band The Augersindo dan bermain di negara-negara Asia.

Sekembalinya ke Tanah Air, Benny bergabung dengan The Jazz Raiders, Jack Lesmana Combo, Trio ABC (Abadi Soesman, Benny Likumahuwa, dan Candra Darusman), dan Ireng Maulana All Star.

Tak ketinggalan, Benny juga mengikuti sederet festival jazz dalam dan luar negeri, di antaranya The Singapore Jazz Festival (1986), The Jakarta Jazz Festival (1988), The North Sea Jazz Festival (1990) di Belanda, The Asean Jazz Festival (1992) di Kuala Lumpur tahun, dan Malaysia Jazz Festival (1994).

Lalu pada 1996, ia membentuk Benny Likumahuwa Big Band dan bermain di Jakarta, Surabaya, serta Bali. Bahkan pada 2015, ia masih sempat satu panggung dengan sang putra, Barry Likumahuwa, dalam Java Jazz Festival.

Peribadatan dan tutup peti

Benny Likumahuwa mengembuskan napas terakhir di usia 73 tahun. Sebelum dimakamkan, keluarga akan melakukan peribadatan dan paginya dilakukan tutup peti jenazah di rumah duka.

Rencananya jenazah Benny Likumahuwa akan dimakamkan Rabu (10/6/2020) siang di TPU Jombang Tangsel.


Berita Lainnya