Arab Saudi akan Berikan Izin Minum Alkohol dan Pakai Bikini?

Aturan tersebut kemungkinan hanya akan berlaku di kota mega futuristik baru negeri itu.

Ilustrasi alkohol (UNPLASH)
Wed, 21 Sep 2022


Arab Saudi dikabarkan akan memberikan izin peredaran minuman beralkohol. Negara yang menjadi pusat peradaban agama Islam tersebut nantinya akan menyajikan anggur, koktail, hingga sampanye.

Selain alkohol, pemerintah Arab Saudi tampaknya akan membolehkan turis untuk berpakaian bikini.

Aturan tersebut kemungkinan hanya akan berlaku di kota mega futuristik baru negeri itu. Hal itu terkait dibukanya sebuah resor pantai di Neom tahun depan. Neom merupakan sebuah proyek megacity senilai 500 miliar dolar AS.

Dilansir dari Wall Street Journal (WSJ), resor tersebut terletak di pulau Laut Merah bernama Sindalah.

"Terletak di pulau Laut Merah bernama Sindalah, resor Neom berharap untuk menawarkan bar anggur premium, bar koktail terpisah, dan bar untuk sampanye dan makanan penutup," tulis WSJ dikutip Senin (19/9/2022).

Ilustrasi pantai (AP/Ringo H.W. Chiu)

Proyek pengembangan Sindalah yang tertanggal Juni juga menampilkan gambar-gambar wanita berbikini dan pria bertelanjang dada. Mereka dibuat bersantai di kapal pesiar dan mandi di kolam renang tanpa batas.

"Sindalah akan 'menyalakan' Laut Merah sebagai tujuan baru untuk kapal pesiar super dan menarik beberapa orang paling kaya dan berpengaruh di dunia," kata dokumen perencanaan itu lagi.

Kendati demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak resor Neom maupun pihak pemerintah Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Dugaan perizinan alkohol di Arab Saudi tentu menimbulkan banyak pertanyaan. Pasalnya negara tersebut merupakan negara yang memiliki dua kota suci umat Islam, yakni Makkah dan Madinah.

Berita Lainnya