Benarkah Perempuan Lebih Sulit Membaca Peta Dibanding Pria?

Hai Kawula Muda, ada yang related kah?

Ilustrasi seorang perempuan sedang membaca peta. (FREEPIK)
Wed, 04 May 2022

Sering dengar tidak kalau kemampuan perempuan dalam membaca Maps atau peta lebih rendah dalam membaca Maps dibandingkan kaum laki-laki?

Ternyata, pernyataan itu bukan sekedar asumsi saja lho. Dalam sebuah penelitian seperti diungkapkan dalam sebuah jurnal yang dimuat dalam Frontier, studi tersebut menunjukkan bahwa laki-laki memiliki kecerdasan spasial yang lebih unggul dibanding perempuan.

Hal tersebut karena perempuan lebih rentan terhadap emosi dan gyrus parahippocampal perempuan bekerja kurang efisien dibandingkan laki-laki.

Pengaruh hormon

Dalam studi lainnya, yang diterbitkan melalui jurnal Behavioral Neuroscience edisi Februari lalu, sebuah laporan hasil penelitian yang dipimpin oleh Dr Markus Hausmann menyimpulkan bahwa kinerja spasial sensitif terhadap fluktuasi hormonal selama siklus menstruasi.

Menurut Psikolog Prof Adrian Furnham dari University College London, hasil penelitian Dr Markus Hausmann tersebut semakin memperkuat apa yang selama ini diketahui banyak orang bahwa perempuan, secara keseluruhan adalah yang terbaik kedua dalam hal memberikan arahan dan koordinasi tangan-mata lainnya.

Ilustrasi seorang perempuan sedang membaca peta. (FREEPIK)

 

Meskipun tidak dapat dijelaskan kaitan antara hormon dengan efek spasial tersebut, tetapi para ahli percaya adanya kemungkinan penjelasan evolusioner.

Hal itu dikaitkan dengan ribuan tahun yang lalu, para pria yang bertugas pergi berburu dan para wanita tinggal di rumah dan mendidik anak-anak. Karenanya, para pria lebih mampu mengembangkan ketrampilan menilai jarak dan membangun peta mental.

Bisa diminimalisir 

Meski penelitian mendukung lemahnya perempuan dalam membaca peta, namun jangan berkecil hati. Karena kekurangan itu bisa diminimalisir.

Salah satu cara yang disarankan oleh Mountain Bike Rider Magazine adalah dengan sering-sering menjelajah rute agar hafal dengan arahnya.

Selain itu, supaya kita memiliki kemampuan bernavigasi yang baik dan lebih akrab dengan navigasi pada aplikasi Google Maps.

Cobalah untuk sering traveling menempuh rute-rute baru yang ditampilkan Google Maps. Dengan begitu, kemampuan kita dalam membaca Google Maps akan meningkat dan pastinya tidak mudah tersesat lagi.

Berita Lainnya