Why Don’t We Dikritik Fans The Smashing Pumpkin karena Lagu “Slow Down”

Kawula Muda, kalau menuru kalian bagaimana?

Boyband Amerika Serikat, Why Don't We. (INSTAGRAM/WHY DON'T WE)
Mon, 21 Dec 2020

Setelah merilis lagu Fallin’ (Adrenalin) dan Lotus Inn beberapa waktu lalu, boyband asal Amerika Serikat, Why Don’t We (WDW) kini kembali merilis single terbaru mereka berjudul Slow Down pada Jumat (18/12/2020).

Lagu ini akan menjadi bagian dari album yang akan datang mereka, “The Good Times and The Bad Ones”, yang rencananya dirilis pada Januari 2021. 

Namun, beberapa saat setelah lagu ini rilis, WDW justru menerima kritikan dari para penggemar The Smashing Pumpkin.

Fans The Smashing Pumpkin sepertinya merasa tidak senang ketika mendapati musik dari band kesayangan mereka dipakai dalam lagu terbaru WDW. 

WDW memang menggunakan bagian instrumental dari lagu 1979 milik The Smashing Pumpkin untuk Slow Down. WDW mengganti lirik dalam lagu 1979 menggunakan lirik mereka sendiri. Maka tidak heran jika lagu Slow Down milik WDW terdengar begitu familiar.

Meskipun WDW telah mendapat izin untuk mencicipi salah satu track dari album “Mellon Collie and the Infinite Sadness” milik The Smashing Pumpkin, para penggemar The Smashing Pumpkin menilai bahwa WDW telah mengambil sample yang terlalu jauh.

Akhir-akhir ini, menampilkan sample berupa potongan musik dari karya musisi lain memang sudah umum terjadi. Namun, untuk lagu Slow Down, meskipun liriknya berbeda dan telah ditambahkan ketukan di dalamnya, pada dasarnya lagu tersebut masih menggunakan instrumen asli dari lagu 1979.

Baik dari WDW maupun The Smashing Pumpkin belum memberikan tanggapan apa pun soal hal ini.

Sebelumnya, salah satu member WDW, Daniel Seavey, pernah mengatakan bahwa 1979 adalah lagu klasik dan universal sehingga menurut dia, WDW harus menggunakan lagu itu untuk Slow Down

“1979 adalah lagu yang sangat indah. Lagu ini sangat universal, siapa pun bisa mendengarkan dan menikmatinya. Saat kami menulis Slow Down, kami ingin membuatnya agar menjadi sama istimewanya (dengan lagu 1979). Lagu (Slow Down) itu personal tapi juga easy listening dalam waktu yang bersamaan. Ini adalah lagu nostalgia tapi juga lagu baru,” kata Daniel berbicara soal single terbarunya.


Berita Lainnya