Jokowi: Pindah Ibu Kota ke IKN jadi Solusi Atasi Polusi Udara di Jakarta

Polusi udara sudah semakin memburuk per hari ini!

Polusi Udara Jakarta (TWITTER/BanyuSadewa)
Wed, 09 Aug 2023

Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan salah satu solusi mengurangi polusi udara di Jakarta saat ini yang semakin memburuk dengan memindahkan Ibu Kota dari DKI Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Diketahui, saat ini masyarakat tengah banyak yang mengeluhkan parahnya polusi udara di DKI Jakarta dan sekitarnya di berbagai media sosial.

Dilansir dari DW, Kualitas udara di Jakarta per Senin (07/08/2023) sudah memasuki kategori tidal sehat bagi kelompok yang sensitive sehingga kualitas udara di Ibu Kota menjadi terburuk ke-4 di dunia.

Selain itu, dilansir juga dari IQAir, Senin (07/08/2023) pukul 17.00 WIB, indeks kualitas udara di Jakarta berada di level 110 AQI US. IQAir juga memasukkan Jakarta ke dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. 

Konsentrasi PM 2,5 di Jakarta saat ini sudah 7,8 kali di atas panduan kualitas udara tahunan WHO. Berdasarkan BMKG, PM 2,5 adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron (Mikrometer).

Ilustrasi polusi udara di Jakarta tinggi. (SHUTTERSTOCK)

 

Terkait hal tersebut, Jokowi membuka suaranya dengan menyebut polusi di Jakarta saat ini bukanlah hal yang baru, dirinya menyebut polusi di Jakarta sudah dialami bertahu-tahun.

Jokowi saat ditemui di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Senin (07/08/2023) mengatakan, “Ya polusi itu, tidak hanya hari ini, sudah bertahun tahun kita alami di Ibu Kota DKI Jakarta. Ini bertahun-tahun kita alami.”

Jokowi pun memberikan polusi untuk mengurangi polusi udara dengan mengurangi beban Jakarta, yang dapat dilakukan dengan memindahkan Ibu Kota Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dan salah satu solusinya adalah mengurangi beban Jakarta sehingga sebagian nanti digeser ke Ibu Kota Nusantara,” ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, saat ini perlunya memperbanyak moda transportasi massal hingga penggunaan kendaraan pribadi berkurang dan juga perbanyak kendaraan bertenaga listrik.

“Tapi juga moda transportasi massal itu harus, MRT itu harus segera selesai di semua rute, LRT untuk semua rute selesai, kereta cepat itu moda-moda transportasi yang mengurangi, akan mengurangi polusi. Termasuk nantinya pemakaian mobil listrik, kenapa kita berikan dorongan, karena itu,” ungkap Jokowi.


Kondisi udara Jakarta yang tertutup polusi (MEDIAINDONESIA/Briyanbodo Hendro)

 

IQAir mengimbau masyarakat terkait kondisi udara saat ini untuk mengenakan masker saat keluar rumah, menyalakan pemurni udara, menutup jendela untuk menghindari udara yang kotor dan mengurangi aktivitas di luar ruangan tertutup.

Diketahui prakiraan IQAir terkait cuaca di Jakarta hari ini Rabu (09/08/2023) awan tersebar atau berkabut sebagai berikut.

1. Suhu: 33 derajat Celsius

2. Kelembapan: 73 persen

3. Kecepatan Angin: 24.1 km/h

4. Tekanan Udara: 1010 mbar

5. Tingkat Polusi Udara: Tidak sehat bagi kelompok sensitif

6. Indeks Kualitas Udara: 124 AQI US

7. Polutan Utama: PM 2,5 di Jakarta saat ini 9 kali di atas panduan kualitas udara tahunan WHO.

Selain itu, berdasarkan peringkat dunia, rangking kota dengan polusi udara tinggi (AQI) menurut IQAir per hari ini Rabu, 9 Agustus 2023 pukul 13.40 WIB sebagai berikut.

1. Kolkata, India (151 AQI US)

2. Lahore, Pakistan (129 AQI US)

3. Jakarta, Indonesia (124 AQI US)

4. Dhaka, Bangladesh (116 AQI US)

5. Dubai, Uni Emirat Arab (110 AQI US)

Berita Lainnya