Polda Metro dan PSSI Akan Segera Izinkan Penonton di Pertandingan Sepak Bola!

Pasti penggemar sepak bola udah enggak sabar kan mau merasakan atmosfir pertandingan secara langsung?

Polda Metro dan PSSI akan segera bahas persiapan untuk izinkan penonton di dalam stadion. (Wikipedia)
Thu, 10 Mar 2022



Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar, Endra Zulpan, melaporkan bahwa Polda Metro akan segera membahas perizinan hadirnya penonton di pertandingan sepak bola.

Bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Polda Metro percaya pertandingan bola sudah boleh dihadiri penonton karena level PPKM yang sudah turun ke PPKM level 2.

"Terkait pertandingan bola, tentu Polda Metro Jaya akan koordinasi dengan PSSI. Kemudian kami bicarakan terkait prokes yang berlaku di Jakarta, yakni (PPKM) level 2," ujar Endra melalui wawancaranya dengan ANTARA.

Beberapa hal yang akan dibicarakan dengan PSSI adalah aturan menonton pertandingan seperti penggunaan aplikasi PeduliLindungi serta wajib vaksin setidaknya dua kali.

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, telah memberikan persetujuan serta kesempatan bagi masyarakat untuk kembali menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion.

Luhut berikan persetujuan kehadiran penonton di pertandingan sepak bola. (Liputan6.com)

 

Sebelumnya, Luhut sudah memberikan restu untuk kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan penonton hadir di stadion. Walau begitu, Luhut tetap memberikan peraturan ketat mengenai vaksinasi Covid-19 yang didapatkan harus sudah dosis ketiga.

Jumlah penonton BRI Liga 1 2021/2022 juga akan disesuaikan dengan status dari daerah penyelenggara pertandingan. Setiap daerah akan memiliki kuota yang berbeda-beda, disesuaikan dengan keadaan penyebaran Covid-19 di daerah tersebut.

"Dengan kapasitas masing-masing sebagai berikut. Level 4: 25 persen, level 3: 50 persen, level 2: 75 persen, dan level 1: 100 persen," jelas Luhut.

Dikutip dari ANTARA, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan prosesnya masih panjang. Ia mengakui masih harus berkoordinasi dengan PSSI, pemerintah dan pihak seperti BPNP, Kemenpora, dan Kemenkes.

Berita Lainnya