Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 12 2021

    5 Fakta Ana de Armas, Pencuri Perhatian di "No Time to Die"

    Kawula Muda, siapa yang sudah nonton James Bond?

    Ana de Armas sebagai agen CIA, Paloma di "No Time to Die". (Warner Bros.)

    No Time to Die (2021) akhirnya dirilis setelah menghadapi beberapa kali penundaan akibat pandemi. Daniel Craig kembali beraksi sebagai James Bond, kali ini untuk terakhir kalinya.

    Film ini memang jadi perpisahan Craig dengan 007, namun yang paling menarik perhatian penonton adalah penampilan Ana de Armas. Dalam film tersebut, Ana de Armas berperan sebagai agen CIA bernama Paloma, yang membantu James Bond dalam salah satu misinya. 

    Dengan penampilan singkatnya, Ana de Armas sukses mencuri perhatian penonton yang kini meminta film spin-off untuk agen Paloma.

    Mau tahu siapa sosok Ana de Armas, Bond Girl yang memikat perhatian penggemar 007? Simak deretan fakta menariknya di bawah ini ya!

    1. Aktris Kuba yang debut di Spanyol

    Ana de Armas lahir pada 30 April 1988 di Havana, Kuba. Ketika berumur 14 tahun, ia menempuh pendidikan seni berakting selama empat tahun di National Theater School of Cuba.

    Saat berusia 18 tahun, Ana memutuskan untuk pindah ke Spanyol. Di sana Ana mendapatkan peran utama untuk film Spanyol, Una rosa de Francia (2006) sebagai debutnya dalam dunia akting.

    2. Belajar bahasa Inggris

    Saat memulai kariernya di Hollywood pada 2014 lalu, Ana belum bisa bahasa Inggris. Ia bahkan tidak tahu apa yang ia ucapkan sewaktu membaca dialog bahasa Inggris di banyak audisi. 

    Pada akhirnya, ia mengikuti program belajar bahasa Inggris supaya kariernya di Hollywood bisa berjalan lancar.

    3. Perjalanan karier di Hollywood

    Debut Ana de Armas di Hollywood datang dari film thriller-erotis garapan Eli Roth, Knock Knock (2015). Ana memerankan cewek misterius yang datang ke rumah pria yang diperankan Keanu Reeves dan terlibat dalam sejumlah adegan sensual.

    Karier Ana di Hollywood benar-benar melonjak berkat penampilannya dalam film Blade Runner 2049 (2017) sebagai hologram A.I.. Armas sukses mencuri perhatian penonton melalui pembawaannya yang hangat.

    Dari sini, ia mulai membintangi film yang lebih besar seperti Knives Out (2019), hingga kini menjadi Bond Girl di film No Time to Die.

    4. Sempat cinlok dengan Ben Affleck

    BEN AFFLECK DAN ANA DE ARMASPasangan Hollywood, Ben Affleck dan Ana de Armas. (TWITTER)

     

    Ana de Armas sempat menikah dengan aktor Spanyol, Marc Clotet pada 2011 namun memutuskan untuk bercerai pada 2013. Saat berkarier di Hollywood, kehidupan percintaan Ana tidak lepas dari sorotan media.

    Salah satunya adalah saat Ana terlibat cinlok dengan Ben Affleck. Ben adalah lawan main Ana di film Deep Water yang akan tayang pada 2022 mendatang. Mereka mulai berpacaran setelah bertemu di lokasi syuting pada 2019 lalu hingga akhirnya berpisah pada awal 2021.

    5. Jadi pemeran Marilyn Monroe di film biopik Netflix

    Setelah membintangi No Time to Die, karier Ana de Armas jadi semakin mantap. Kini ia dikabarkan akan memerankan Marilyn Monroe dalam proyek film garapan Netflix, Blonde.

    Blonde adalah film biopik yang menceritakan kisah hidup Marilyn Monroe yang jadi superstar pada era 1950-an. Sejauh ini, Blonde akan jadi debutnya sebagai pemeran utama dan proyek terbesar Ana sepanjang kariernya di Hollywood.


    Editor Team

    COMMENT