Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Nov 14 2020

    ARMY Korea Adakan Aksi Boikot Konser Malam Tahun Baru Big Hit, karena Tiket yang Mahal!

    Kawula Muda, konser malam tahun baru Big Hit Labels, 2021 NEW YEAR'S EVE LIVE presented by Weverse, terancam diboikot oleh penggemar BTS di Korea!

    Lineup terakhir untuk konser Big Hit Labels 2021 NEW YEARS EVE LIVE presented Weverse. (TWITTER/BIG HIT)

    Konser malam tahun baru yang diselenggarakan oleh Big Hit Labels dan Weverse terancam diboikot oleh para penggemar BTS, ARMY, yang berada di Korea Selatan.

    Pada 13 November 2020, BTS Gallery Fan Union mengunggah sebuah petisi yang menyebutkan akan memboikot konser Big Hit Labels yang rencananya digelar pada 31 Desember 2020.

    Menurut kabar, aksi tersebut dilakukan setelah ARMY melihat harga tiket yang sangat mahal untuk konser tersebut. Selain itu, menurut fans, pilihan lokasi untuk acara yang bertajuk 2021 NEW YEAR'S EVE LIVE presented by Weverse tersebut sangat tidak memuaskan penggemar.

    Karena itulah para fans sangat marah terhadap penyelenggara acara tersebut, termasuk Big Hit Entertainment.

    Dalam petisi yang mereka rilis, para fans menyebutkan beberapa alasan aksi boikot tersebut. Pertama, penggemar merasa kecewa karena konser yang dihadiri oleh BTS tersebut merupakan konser bersama dengan artis lain di bawah Big Hit Labels, dan bukanlah konser solo.

    Hal ini dikarenakan penggemar telah menunggu lama untuk dapat melihat artis kesayangan mereka tersebut secara langsung.

    Selama pandemi Covid-19, BTS tidak dapat mengadakan konser offline selama kurang lebih satu tahun lamanya. Penggemar yang telah merasa rindu berat, mengharapkan agar mereka dapat melihat para member BTS dalam sebuah konser solo, tanpa digabung dengan artis lain.

    Selain itu, para penggemar juga merasa bahwa artis lain yang menjadi pengisi acara tersebut sudah lama tidak aktif di bawah perusahaan yang sama, tidak seperti penyanyi yang lain.

    Sehingga dengan bergabungnya penyanyi tersebut di konser ini, seperti sebuah usaha perusahaan untuk kepentingan media play atau permainan media untuk menaikkan pamor artis.

    BTSBTS tampil dalam balutan kemeja putih untuk WSJ Magazine. (TWITTER/WSJ MAGAZINE)

     

    Alasan ketiga yang menyebabkan ARMY Korea memboikot konser tersebut adalah harga tiket yang sangat mahal. Untuk konser bersama malam tahun baru tersebut, satu tiket dibanderol dengan harga 270 ribu KRW atau sekitar Rp 3,4 juta.

    Baik tiket konser BTS ataupun tiket konser penyanyi lain, belum pernah dihargai sebegitu tinggi. Dengan harga tiket yang fantastis, fans bahkan belum diberi bocoran tentang durasi konser, serta urutan artis yang akan tampil dalam konser tersebut.

    Alasan keempat adalah karena pembelian tiket yang dilakukan secara acak. Untuk mendapatkan tiket, fans merasa seperti melakukan undian, dan itu hanya terbatas untuk fanclub resmi saja.

    Penggemar  penyanyi yang tidak mempunyai fans club resmi seperti Lee Hyun dan BUMZU akan sangat sulit untuk mendapatkan tiket.

    BTS Gallery Fan Union juga menyatakan bahwa mereka menentang BTS menjadi bagian dari konser 2021 NEW YEAR'S EVE LIVE presented by Weverse. Hingga saat ini, pihak Big Hit Entertainment maupun Big Hit Labels belum memberikan pernyataan resmi terkait petisi dari para penggemar BTS tersebut.

    Editor Team

    COMMENT