Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 29 2021

    Boneka di Serial “Squid Game” Benaran Ada di Desa Ini!

    Kawula Muda, mengerikan juga ya, kalau kepalanya tiba-tiba berputar..

    Boneka yang ada dalam serial "Squid Game". (NETFLIX)

    Boneka yang muncul pada episode pertama serial Squid Game saat permainan Lampu Merah dan Lampu Hijau berhasil mencuri perhatian banyak orang. 

    Boneka itu sekarang sedang ramai dibicarakan, bahkan tidak sedikit netizen yang membuat meme dari boneka tersebut. 

    Namun ternyata, boneka anak perempuan dengan pakaian warna oranye itu bukan cuma sekedar properti, loh!

    Baru-baru ini, netizen di Korea Selatan mengetahui bahwa sebenarnya boneka itu adalah milik sebuah desa kereta kuda di Jincheon, Chungcheongbok-do, Korea Selatan. 

    Menurut warga sekitar, boneka itu telah ada bahkan sebelum serial Squid Game di filmkan dan mendulang popularitas yang luar biasa. 

    Dikatakan bahwa tim produksi Squid Game meminjam boneka tersebut dari desa di Kabupaten Jincheon. Boneka itu merupakan bagian dari museum kereta kuda yang disebut Macha Land.

    Museum Macha Land terletak di Jincheon. Lokasinya sedikit jauh dari Seoul dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 2-3 jam dengan mobil atau bus.

    Saat ini, boneka tersebut sudah kembali di dekat pintu masuk museum setelah sebelumnya dipinjam untuk properti syuting. 

    Namun sayangnya, beberapa rumor mengabarkan kalau boneka itu kehilangan satu tangannya. Padahal sebelumnya tim produksi Squid Game mengembalikan boneka tersebut dalam keadaan utuh. 

    boneka squid gameKondisi terkini boneka Squid Game. (KOREAN DISPATCH)

     

    Hingga saat ini, tidak ada penjelasan yang diberikan mengenai hilangnya tangan boneka tersebut. 

    Squid Game merupakan serial terbaru Netflix yang menceritakan tentang 456 orang yang putus asa karena terjerat hutang yang begitu banyak. Mereka rela mempertaruhkan nyawanya untuk mengikuti serangkaian permainan ekstrem demi meraih hadiah sebesar 45,6 miliar won atau sekitar Rp 555 miliar. 

    Editor Team

    COMMENT