Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 09 2021

    Dituding Pelecehan Seksual, Gofar Hilman Menegaskan Siap Mediasi

    Kawula Muda, seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan Gofar Hilman.

    Gofar Hilman dituding melakukan kasus pelecehan seksual. (INSTAGRAM/PERGIJAUH)

    Baru-baru ini, akun Twitter @quweenjojo mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Gofar Hilman. Kejadian itu terjadi pada tahun 2018 silam, saat pria yang akrab disebut Pergi Jauh itu juga ikut hadir dalam acara tersebut.

    Pada cuitan perempuan yang mengaku sebagai korban itu, dirinya menjelaskan bahwa sempat meminta Gofar untuk Insta Story bersama. Namun, ia tak menyangka bahwa Gofar memeluknya dari belakang. 

    "Gue mulai bingung harus gimana karena pelukannya kok kenceng banget. Gue pakai dress selutut, tangan Gofar tiba-tiba masuk ke baju gue. Satu tangan dari atas, satu lagi dari bawah. Gue shock," katanya.

    Dari situ, Gofar Hilman dituding mulai menyentuh bagian sensitifnya. Usaha dirinya untuk memberontak terhenti ketika ia mendengar perkataan yang tidak enak.

    "Di situ tangan Gofar mulai 'mengacak-acak' bagian-bagian tubuh sensitif gue. Gue minta lepas nggak didenger dan kondisinya depan gue rame banget cowok menyaksikan itu cuma teriak 'dienakin kok nggak mau?' Iya, gue langsung ngerasa rendah banget," tambahnya.

    Klarifikasi Gofar Hilman

    Gofar pun tak tahan untuk menanggapi tuduhan kasus pelecehan tersebut.

    "Gue inget banget event itu, di acara tsb banyak cowok dan cewek yang minta Insta Story, di sini gue minta maaf kepada semua pihak yang tidak nyaman ketika gue rangkul, salah gue tidak meminta konsen akan rangkulan itu", tulis Gofar di akun Twitternya.

    Tanggapan Gofar Hilman terkait isu pelecehan seksualCuitan Gofar Hilman menanggapi isu pelecehan seksual. (TWITTER/PERGIJAUH)

     

    Gofar pun sangat yakin bahwa dirinya tidak melakukan pelecehan seksual. Gofar juga diketahui didampingi oleh dua orang saat itu, yaitu 1 perempuan sebagai panitia dan 1 laki-laki sebagai asisten. Kedua pendamping Gofar telah dipastikan menjaga Gofar hingga akhir acara.

    Dari penjelasan tersebut, Gofar mengatakan bahwa ia siap jika harus menjalani proses hukum ataupun alternatif lainnya. Tim Gofar pun sedang berusaha untuk mencari siapa yang menulis tweet itu.

    Wah, semoga kasusnya segera tuntas ya, Kawula Muda.

    Editor Team

    COMMENT