Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Nov 11 2020

    Film Joko Anwar, "Perempuan Tanah Jahanam", Wakili Indonesia di Oscar 2021

    Kawula Muda, film yang sudah ditonton oleh 1,8 juta orang ini memang bagus sekali, ya!

    Film Joko Anwar, 'Perempuan Tanah Jahanam'. (INSTAGRAM/jokoanwar)

    Komite Seleksi Oscar Indonesia (The Indonesian Oscar Selection Committe) telah memutuskan untuk memilih film Perempuan Tanah Jahanam sebagai utusan resmi Indonesia untuk berlaga di ajang Piala Oscar ke-93 tahun 2021 kategori The International Feature Film Award.

    Film yang disutradarai oleh Joko Anwar itu adalah produksi bersama Base Entertainment, Ivanhoe Pictures, CJ E&M division, dan Rapi Films.

    Ketua Komite Seleksi Oscar Indonesia Garin Nugroho mengungkapkan, Perempuan Tanah Jahanam dipilih oleh tim komite karena memenuhi sejumlah kriteria seperti unsur-unsur film, termasuk dari sisi penyutradaraan dan skenario.

    Di sisi lain, film tersebut juga menunjukkan nilai-nilai lokal yang mampu merepresentasikan Indonesia dalam perhelatan film terbesar di dunia tersebut.


    Di Indonesia, Perempuan Tanah Jahanam juga masuk dalam banyak nominasi Piala Citra di Festival Film Indonesia 2020, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, Pemeran Pendukung Pria Terbaik, dan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik.

    Film karya sutradara Joko Anwar tersebut juga masuk nominasi Pengarah Sinematografi Terbaik, Pengarah Artistik Terbaik, Penata Efek Visual Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, Penata Suara Terbaik, Penata Musik Terbaik, Pencipta Lagu Tema Terbaik, Penata Busana Terbaik, Penata Rias Terbaik.

    Perempuan Tanah Jahanam tayang di Indonesia pada 17 Oktober 2019 dan merupakan film horor kedua yang disutradarai serta ditulis langsung oleh Joko Anwar setelah Pengabdi Setan'pada 2017.

    Joko Anwar mengaku butuh 10 tahun untuk mematangkan film tersebut.

    COMMENT