Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 18 2021

    Gara-gara Nonton Drakor “Penthouse” Empat Remaja Korea Utara Dihukum Kerja Paksa 10 Tahun

    Kawula Muda, kabar ini mendapatkan sorotan dari warganet.

    Drama Korea "Penthouse". (TWITTER)

    Penthouse saat ini menjadi drama Korea paling laris di pasaran. Dengan perolehan rating yang cukup tinggi, drama ini bahkan telah dibuat hingga musim ketiga.

    Demam drama Penthouse ternyata juga dirasakan oleh para pencinta drakor yang berada di Korea Utara. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa Korea Utara sangat membatasi invasi budaya Korea Selatan.

    Di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, negara tersebut bahkan membuat undang-undang dengan ancaman hukuman berat bagi warganya yang ketahuan menikmati budaya Korea.

    Baru-baru ini sebuah media outlet Korea, Insight.co.kr sempat memberitakan bahwa empat remaja di Korea Utara harus menerima hukuman bekerja paksa selama 10 dan 12 tahun setelah ketahuan menonton drama Penthouse.

    Menurut laporan dari Daily NK, keempat remaja tersebut menjalani sebuah sidang terbuka yang diadakan di sebuah stadion di Pyongsong, Korea Utara, pada 3 Juni 2021.


    Mereka dituduh telah melakukan pelanggaran dengan berkumpul bersama dan menonton drama Korea hingga larut malam ketika merayakan ulang tahun salah satu di antara mereka pada 25 Mei 2021.

    Saat penangkapan, pihak kepolisian Korea Utara berhasil menemukan sebuah memory stick yang di dalamnya ternyata berisi 30 film, video musik, serta drama yang salah satunya adalah Penthouse. Keempat remaja tersebut dinilai telah melanggar Undang-Undang Pengecualian Budaya Ideologi Anti-reaksioner Korea Utara.

    Dari keempat pemuda tersebut, tiga di antaranya akhirnya dijatuhi hukuman kerja paksa selama 10 tahun, sedangkan satu pemuda yang berulang tahun hari itu harus menjalani hukuman selama 12 tahun. 

    Beratnya hukuman yang harus diterima oleh kedua remaja itu tentu saja mengundang beragam reaksi dari warganet di Korea Selatan. Mereka menilai hukuman yang harus ditanggung kedua remaja tersebut sangat berat. Bahkan hukuman mereka melebihi dari yang diterima oleh pengguna narkoba di Korea Selatan.

    “Kau bahkan tidak mendapatkan hukuman yang begitu keras untuk penggunaan narkoba di Selatan.”

    “Menyukai drama bukanlah kejahatan!”

    “Aku merasa kasihan dengan mereka.”

    “10 tahun kerja paksa hanya untuk menyaksikan sebuah drama? Tidak ada makjang yang lebih besar dari ini.”

    Makjang adalah istilah yang merujuk pada gambaran drama yang absurd karena terlalu banyak persoalan di dalam cerita seperti balas dendam, perselingkuhan, rahasia kelahiran, pembunuhan, hingga membuat alur cerita menjadi tidak logis lagi.

    Editor Team

    COMMENT