Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 01 2021

    Kritik Film "Venom" Jadi Semangat Tom Hardy untuk Wujudkan Sekuel

    Kawula Muda, hari ini "Venom 2: Let There Be Carnage" rilis di bioskop Indonesia!

    "Venom: Let There Be Carnage" akan hindari kekurangan film pertamanya. (Sony Pictures)

    Film pertama Venom (2018) meraih kesuksesan besar yang meyakinkan Sony Pictures untuk langsung membuat film sekuelnya, Venom 2: Let There Be Carnage yang tayang perdana hari ini. Kesuksesan Venom memberikan pemasukan sekitar Rp 12,2 triliun dari bujet sekitar Rp 1,4 miliar!

    Namun, film pertama musuh Spider-Man ini justru merupakan salah satu film superhero yang menuai banyak kritik. Venom hanya mendapat skor 30 persen di Rotten Tomatoes dan 6,7di IMDb. Film ini dinilai memiliki jalan cerita yang tidak konsisten dan tidak dapat berdiri sendiri tanpa Spider-Man.

    Setelah tiga tahun, akhirnya Tom Hardy, pemeran Eddie Brock di Venom, buka suara soal pandangannya terhadap kritik tersebut.

    Ia mengakui bahwa film pertamanya jelas tidak memenuhi ekspektasi para kritikus. Tom juga mengakui kekurangan yang terdapat pada Venom. Meskipun begitu, Tom tidak melupakan dukungan para penggemar yang menerima film tersebut 'apa adanya'. Ia mengenangnya sebagai keindahan dari perilisan film pertama Venom.

    "Di sisi lain, penonton tetap berbondong-bondong menonton film kami. Itulah hal yang sangat indah dari perilisan film pertama Venom.” jelas Tom kepada Cinema Blend.

    Hal ini juga menjadi motivasi Tom Hardy untuk tetap semangat dan ingin segera memulai proses produksi sekuel Venom 2: Let There Be Carnage. Tom mengatakan bahwa ia langsung menghubungi petinggi Sony Pictures, Tom Rothman untuk membahas film keduanya.

    Kami benar-benar ingin mengambil pelajaran dari film pertama dan memperbaikinya untuk proses menulis film kedua.

    "Kami ingin kembali lagi dan melihat apakah kita bisa mendorong film keduanya lebih jauh,” lanjut Hardy.

    Editor Team

    COMMENT