Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Nov 04 2020

    Lady Gaga, Beyonce, dan John Bon Jovi Diejek Donald Trump karena Dukung Joe Biden

    Hai Kawula Muda, didukung banyak kalangan selebritas, dapatkah Biden mengalahkan Trump?

    Lady Gaga dukung Joe Biden jadi Presiden Amerika Serikat. (INSTAGRAM/LADY GAGA)

    Baru-baru  ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan kritikan yang lebih terkesan meledek kepada sejumlah bintang yang mendukung Partai Demokrat.

    Lady Gaga dan Beyonce adalah beberapa selebritas yang mendukung kandidat Demokrat, Joe Biden. Sebelumnya, Beyoncé dan Jay-Z juga tampil di sebuah acara untuk Hillary Clinton ketika dia mencalonkan diri sebagai presiden pada 2016.

    Trump mengeluhkan dukungan para bintang tersebut dalam kampanye menjelang pemilihan umum di negara bagian Pennsylvania.

    LADY GAGA BIDENLady Gaga dukung Joe Biden jadi Presiden Amerika Serikat. (INSTAGRAM/LADY GAGA)

      

    “Sekarang, mereka dapat Lady Gaga. Saya bisa menceritakan banyak hal kepada kalian tentang kisah Lady Gaga. Saya tahu banyak tentang dia, Lady Gaga,” ujar Trump seperti dikutip NME.

    Selain penyanyi berjulukan Mother Monster tersebut, Donald Trump juga mengkritik Jon Bon Jovi yang tampil di kampanye pemilu Biden. Trump mengklaim bahwa vokalis band Bon Jovi tersebut selalu cari muka saat bertemu dengan dirinya.

    “Setiap kali dia bertemu saya, dia selalu menjilat. ‘Oh, pak presiden.’ Dia selalu memanfaatkan itu seperti orang-orang lain,” ujar Trump.

    Lebih lanjut Trump juga berkata, “Kalian tahu yang terjadi? Dia hanya akan menyanyi satu atau dua lagu, lalu pergi, kemudian massa akan pergi dan hanya tinggal Joe di sana sendiri.”

    Kisah Hillary akan berulang?

    Meski tak mendapat banyak dukungan dari kalangan selebritas, Donald Trump sangat yakin akan mendulang suara lebih banyak ketimbang Biden.

    “Hal itu terjadi pada Hillary, bukan? Mereka didukung Beyonce dan Jay-Z, bukan? Dia mulai menggunakan kata kasar di depan massa dan itu sangat tidak bisa dipercaya. Mereka kemudian meninggalkan acara dan Hillary berdiri di panggung dengan penonton kosong,” kata Trump.

    Pada pemilu 2016, Trump bertarung melawan Hillary Clinton. Saat itu, Hillary mendapatkan dukungan sederet selebritas, sementara Trump tidak. Namun, Trump keluar sebagai pemenang.

    Sejumlah pengamat menganggap Donald Trump bisa menang karena tingkat keikutsertaan warga dalam pemilu sangat rendah.

    Karenanya, pada pemilu kali ini sederet selebritas juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak suaranya. Mereka beramai-ramai memamerkan foto setelah memilih melalui berbagai jejaring sosial, termasuk Instagram dan Twitter.

    Editor Team

    COMMENT