Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 21 2020

    Lesu di AS, Tenet Raup Rp 3,6 Triliun di Bioskop Internasional

    Hai Kawula Muda, sebagai film pertama yang ditayangkan di bioskop pada masa pandemi, Tenet menjadi tolok ukur untuk rilis tidaknya film lain.

    FIlm Tenet dibintangi John David Washington. (INSTAGRAM/WARNER BROS PICTURES)

    Sejak pertama dirilis pada 3 September 2020 di Amerika Serikat, film arahan Christopher Nolan, Tenet, dikabarkan tidak berhasil membuat penonton datang ke bioskop.

    Dilaporkan, sampai Jumat (18/9/2020), sekitar 27 persen pasar bioskop AS memang masih suram karena penutupan layar di sebagian besar wilayah California sebagai pasar utama.

    Di negeri Paman Sam, Tenet hanya meraup pendapatan 4,7 juta dolar AS atau setara Rp 69,2 miliar dari 2.930 layar.

    FILM TENETPara pemeran film Tenet. (INSTAGRAM/WARNER BROS PICTURES)

     

    Namun akhirnya, berita baik mulai datang dari film yang dibintangi oleh John David Washington, Robert Pattinson, dan Elizabeth Debicki ini. Tenet dilaporkan telah meraup pendapatan 250 juta dolar AS atau setara Rp 3,6 triliun dari penjualan tiket bioskop di dunia.

    Rumah produksi Warner Bros mengumumkan pencapaian tersebut pada Minggu (20/9/2020), setelah menerima laporan lonjakan pendapatan akhir pekan yang mencapai 200 juta dolar AS atau Rp 2,9 triliun dari penjualan tiket bioskop global.

    Jepang dan China penyumbang terbesar

    The Hollywood Reporter melaporkan bahwa Jepang menjadi salah satu negara yang memberi pemasukan hingga 4,3 juta dolar AS atau setara Rp 63,3 miliar pada pekan pertama pemutaran Tenet, mengalahkan penayangan ulang Dunkirk dan Interstellar.

    Selain itu, China juga merupakan salah satu pasar terkuat Tenet dengan penjualan tiket mencapai  5,6 juta dolar AS atau setara Rp 82,4 miliar. Dengan demikian, Tenet berhasil meraup 60 juta dolar AS sejak pertama kali tayang di negeri tirai bambu.

    Dengan biaya produksi mencapai 200 juta dolar AS, Warner Bros sebenarnya menargetkan penjualan 400 juta dolar AS untuk menyentuh titik impas atau break even point, dan menembus 450 juta dolar AS untuk mencapai posisi pendapatan untung.

    FILM TENETPoster film Tenet. (INSTAGRAM/WARNER BROS PICTURES)

     

    Setelah melaporkan lonjakan pendapatan sepanjang akhir pekan kemarin, Warner Bros optimistis penjualan tiket Tenet masih akan terus meningkat karena semakin banyak negara yang membuka bioskop di tengah pandemi Covid-19.

    Pendapatan Tenet menjadi perhatian karena merupakan film Hollywood pertama yang diputar di bioskop di tengah wabah virus corona. Pencapaian Tenet pun menjadi tolok ukur bagi rumah produksi lain untuk merilis film saat pandemi.

    Editor Team

    COMMENT