Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 28 2022

    Penonton Ungkap 'Money Heist: Joint Economic Area' Enggak Relate dengan Penduduk Korea

    Lo udah nonton serial-nya belum?

    Deretan pemeran Money Heist: Korea - Joint Economic Area. (gobeneficial)


    Buat penikmat serial Netflix, pasti sudah enggak asing lagi sama serial 'Money Heist' kan? Baru-baru ini, serial tersebut sudah tayang versi Korea-nya, nih Kawula Muda, dengan judul 'Money Heist: Joint Economic Area'.

    Seperti yang diketahui, topeng Salvador Dali dan jumpsuit merah menjadi ciri khas dari Money Heist. Selain itu karakternya yang juga unik seperti The Professor yang bisa membaca situasi untuk memprediksi pergerakan polisi.

    Serial versi Korea ini yaitu perekrutan pencuri yang berbeda untuk melakukan pencurian di Semenanjung Korea yang dipersatukan kembali oleh The Professor (Yoo Ji Tae).

    Berlatar tahun 2025, ketika Korea Utara dan Selatan setuju untuk mengizinkan perjalanan antar-Korea, zona ekonomi bersama pun dibangun.

    Pemeran 'Money Heist Korea'Pemeran 'Money Heist Korea'. (COLLIDER)

     

    Drama ini menampilkan permusuhan halus antara para perampok, serta para sandera yang berasal dari Korea Utara atau Selatan, karena ceritanya terjadi di alam semesta di mana Korea Utara dan Selatan telah bersatu kembali.

    Akan tetapi, konflik antara kedua Korea ini tidak berdampak signifikan pada kisah 'Money Heist: Joint Economic Area'.

    Melansir dari Allkpop, Selasa (28/06/2022), warganet Korea menganggap cerita tersebut tidak signifikan dengan mereka, Kawula Muda.

    Hal ini karena 'Money Heist' versi Korea sama persis dengan 'Money Heist' asli dari Spanyol. Penonton merasa tidak menarik sama sekali di drama Korea Selatan.

    Selain itu, pemirsa yang telah menonton aslinya sudah mengetahui plotnya, dan hanya ada sedikit tambahan atau plot twist baru dalam versi Korea Selatan.

    Mereka juga mengatakan bahwa akan lebih baik bagi drama untuk fokus pada mengintegrasikan lebih banyak budaya Korea dan masalah yang terlihat di Korea Selatan ke dalam cerita daripada berfokus pada aspek seni kreatif.

    Kalau menurut lo gimana, Kawula Muda?

    Editor Team

    COMMENT