Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 06 2020

    Rasisme di Belakang Layar America’s Got Talent

    Kawula Muda, rasisme ternyata sudah menjalar di mana-mana. Bahkan, di salah satu ajang pencarian bakat paling populer, America’s Got Talent.

    Gabrielle Union bersama juri America’s Got Talent (AGT) lainnya. (INSTAGRAM/AGT)

    Tragedi kematian George Floyd seperti membuka kotak Pandora semua kasus rasisme di Amerika Serikat, tak terkecuali di America’s Got Talent (AGT). Ajang pencarian bakat itu kini jadi sorotan setelah Gabrielle Union buka suara.

    Sepekan setelah tak lagi menjadi juri di acara tersebut, Gabrielle melakukan wawancara dengan Variety.

    Dia bercerita bahwa sejak awal bergabung di acara tersebut, dia sudah bertemu masalah. Dimulai dari kreator dan juri lainnya, Simon Cowell, yang merokok di dalam ruangan.

    “Saya tak bisa menghindar. Akhirnya saya sakit selama dua bulan penuh. Saya kena flu berat, dan akhirnya berubah menjadi bronkitis, karena tidak bisa diatasi. Kodisi ini memengaruhi suara saya, yang akhirnya berefek pada kemampuan saya untuk bekerja," kata Gabrielle yang dilansir etonline pada 4 Juni 2020.

    Beberapa minggu kemudian, Gabrielle dibuat gerah oleh juri tamu, Jay Leno. Pemandu salah satu talkshow terbesar di Amerika Serikat itu menunjuk foto Simon Cowell bersama anjing-anjingnya yang dia sebut mirip seperti menu makanan di restoran Korea.

    Rambut istri mantan pemain bola basket NBA, Dwyane Wade itu, juga jadi sasaran ejekan. Seorang produser acara tersebut bilang ke manajer Gabrielle bahwa rambutnya terlalu liar dan perlu dibuat agar tidak terlalu mencolok.

    Semua bentuk rasisme itu akhirnya dilaporkan Gabrielle ke Department of Fair Employment and Housing (DFEH) di California. Dalam laporan ke DFEH itu, sang artis juga melaporkan intimidasi yang dilakukan bos NBC Entertainment, Paul Telegdy, pada 4 Februari 2020 setelah dia buka suara.

    Stasiun televisi NBC yang mengaku sudah melakukan investigasi membantah semua tuduhan tersebut. Lewat pernyataan resminya di NBC Entertainment, Kamis (4/6/2020), mereka mengatakan tuduhan bintang LA’s Finest tersebut tidak benar.

    “Tuduhan bahwa ada yang terlibat dalam proses yang mengancam Ms Union adalah tidak benar,” kata mereka seperti dilansir Deadline.com.

    “NBC Universal tetap berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang inklusif dan supportif di mana para pekerja dengan berbagai latar belakang berbeda diperlakukan dengan hormat,” lanjut pernyataan dari NBC.

    Pernyataan NBC ini bikin berang suami Gabrielle. Mantan pebasket Miami Heat itu tidak terima dengan pernyataan yang membuat istrinya terlihat seperti pembohong.

    “Kalian menyebut dia pembohong setelah berbulan-bulan mencoba memberi tahu kalian tentang masalah yang ada, dan memastikan bahwa semua karyawan dengan kulit berwarna yang bergabung setelah dia tak akan mengalami hal yang sama,” tulis Wade di akun Twitter @DwyaneWade, Jumat (5/6/2020).

    “Jadi, bukannya memastikan lingkungan kerja kalian menjadi tempat lebih baik buat semua orang, kalian malah memutuskan bahwa dia apa? Mengarang ini semua karena kehilangan pekerjaan?” kata Wade.

    Editor Team

    COMMENT