Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 29 2020

    Taylor Swift Lampaui Rekor 33 Tahun Whitney Houston di Billboard

    Kawula Muda, ternyata sepak terjang Folklore belum berakhir.

    Penyanyi AS, Taylor Swift. (INSTAGRAM/TAYLOR SWIFT)

    Taylor Swift baru saja memecahkan rekor baru di Bilboard 200. Minggu ini, ia melampaui rekor Whitney Houston sebagai artis perempuan yang menduduki posisi nomor 1 dalam waktu terlama di tangga album tersebut.

    Rekor tersebut sebelumnya telah dipegang oleh Whitney selama 33 tahun, sejak 1987.

    Pencapaian Taylor tersebut tak lain karena album “Folklore”nya kembali menempati posisi puncak Billboard 200 edisi 3 November 2020, setelah dua minggu turun tahta. Ini artinya, 7 minggu sudah album yang dirilis pada Juli 2020 itu menjadi No 1.

    Ada tujuh album yang mengantarkan artis kelahiran 1989 itu sebagai perempuatn penguasa Bilboard 200.

    Sebelum “Folklore”, Taylor telah lebih dulu memuncaki tangga album itu dengan “Lover” selama 1 minggu, “Reputation” 4 minggu, “1989” 11 minggu, “Red” 7 minggu, “Speak Now” 6 minggu, dan “Fearless” 11 minggu.

    Dengan demikian, per akhir minggu ini, secara akumulatif Taylor Swift telah menghabiskan 47 minggu berada di No 1 Bilboard 200, sedangkan Whitney Houston tergeser di urutan kedua dengan total 46 minggu. Tempat ketiga ditempati Adele dengan 34 minggu.

    Terakhir kali “Folklore” berada di nomor satu pada chart edisi 12 September 2020, dan saat itu Taylor masih seri dengan Whitney. Seminggu kemudian, album yang ditulis selama masa karantina itu tersebut  itu turun ke posisi ke-5.

    Kembalinya “Folklore” ke puncak chart diduga karena album tersebut kembali mendapat sorotan setelah Taylor membawakan lagu Betty secara perdana di panggung Academy of Country Music (ACM) Awards, pertengahan September 2020.

    Sementara itu, rekor tertinggi sebagai penghuni No 1 terlama di Billboard 2020 secara umum masih dipegang oleh The Beatles dengan 132 minggu secara akumulatif.

    Editor Team

    COMMENT