Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    May 08 2022

    Apakah Indonesia Sudah Bisa Disebut Negara Maju?

    Dari beberapa kriteria di bawah, menurutmu Indonesia sendiri gimana, Kawula Muda?

    Ilustrasi negara maju atau negara berkembang. (ISTOCKPHOTO)

    Setiap negara yang ada di dunia memiliki perbedaan sendiri dalam urusan karakteristik dan ekonominya. Biasanya pengelompokan suatu negara didasarkan menjadi negara maju dan negara berkembang. Masing-masing kelompok ini juga menyimpan rentang kriterianya sendiri yang saling membedakan antara satu negara dengan negara lainnya. 

    Tentu semua negara pasti berharap dapat mengamankan posisinya ke dalam deretan negara maju, namun sayangnya justru tak mudah dalam memperoleh hal tersebut. Bahkan suatu negara dapat dikatakan maju bila memenuhi beberapa kriteria penting yang berikut ini.

    1. Pendapatan per kapitanya tergolong tinggi

    Ilustrasi Pendapatan NegaraIlustrasi pendapatan perkapita negara. (LIFEPAL)

     

    Hal pertama yang paling dilihat dari suatu negara adalah pendapatan per kapitanya. Tak heran bila biasanya hal ini menjadi indikator penting untuk menentukan apakah suatu negara sudah cukup maju atau masih dalam kategori berkembang.

    Melansir Investopedia, Gross Domestic Product atau GPA per kapita dari setiap negara dapat menjadi indikator dari kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di negara tersebut. Tak heran bisa memang negara-negara yang sudah masuk ke dalam jajaran negara maju pasti memiliki pendapatan per kapita yang tinggi sehingga ekonomi dan kesejahteraannya juga stabil.

    2. Prospek lapangan kerja tinggi dan penganggurannya rendah

    Ilustrasi pengangguranIlustrasi pengangguran (UNSPLASH/Zacdurant)

     

    Tentu saja memiliki pekerjaan menjadi hal utama bagi banyak orang dan ini juga yang harus senantiasa diperhatikan oleh pemerintah setempat. Secara umum, negara maju memiliki lapangan pekerjaan yang luas sehingga tak heran bila banyak imigran dari negara lain yang bahkan datang untuk memperoleh pekerjaan. Selain itu, angka penganggurannya juga dikatakan rendah.

    Melansir BC Campus, hal tersebut bukan berarti tak ada sama sekali pengangguran di negara maju, namun biasanya angka pengangguran tersebut disebabkan karena penyedia pekerjaan terkait atau memang ketiadaan motivasi dari setiap individunya. Jika suatu negara ingin maju, maka pastikan lapangan pekerjaannya luas dan angka penganggurannya rendah.

    3. Risiko kematian ibu melahirkan dan bayi yang rendah

    Ilustrasi angka kelahiranIlustrasi angka kelahiran. (ISTOCKPHOTO)

     

    Indikator lainnya yang jarang diperhatikan adalah mengenai risiko kematian ibu dan bayi saat proses melahirkan. Negara maju biasanya memiliki risiko yang lebih rendah mengenai hal ini dibandingkan dengan negara-negara berkembang.

    Angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan dapat mencerminkan kualitas dari fasilitas kesehatan yang dimiliki suatu negara, seperti dilansir WHO. Maka tak heran bila suatu negara harus membenahi fasilitas kesehatannya terlebih dahulu jika ingin memperoleh judul sebagai negara maju.

    4. Angka kemiskinan yang minim

    Ilustrasi kemiskinanIlustrasi kemiskinan. (UNSPLASH/JANNERBOY)

     

    Kemiskinan memang seakan menjadi musuh terbesar bagi banyak negara untuk dapat diberantas. Meski demikian, sebenarnya selalu ada saja orang-orang yang hidup di bawah angka kemiskinan, bahkan di negara maju sekali pun. Hal ini yang juga menjadi tantangan bagi pemerintah untuk tak hanya fokus menyediakan fasilitas, namun juga pengetahuan pada sumber daya manusianya agar dapat melakukan manajemen keuangan secara bijak.

    Salah satu kriteria penting yang perlu dimiliki negara maju adalah tentang rangka kemiskinannya dapat dikatakan rendah. Melansir Our World in Data, seseorang dikatakan miskin atau tidak sejahtera apabila tak memiliki kemampuan untuk memperoleh kebutuhan dasar, seperti rumah, kesehatan, makanan, dan masih banyak lagi.

    5. Sebagian besar penduduknya berliterasi

    Ilustrasi buta hurufIlustrasi buta huruf. (UNSPLASH/THOUGHTCATALOG)

     

    Kemajuan suatu bangsa dan negara sering kali dapat dilihat dari tingkat pendidikan dan kemampuan dalam memproses ilmu. Hal ini karena kemajuannya tak hanya terbatas pada fasilitas yang disediakan negara saja, melainkan juga kualitas sumber daya manusianya yang harus terjamin secara penuh.

    Salah satu hal yang dapat dilihat dari hal ini adalah kemampuan warga negaranya dalam membaca atau juga angka buta huruf yang dimiliki. Pada negara maju, angka buta huruf haruslah sudah dalam batas yang rendah bahkan tidak ada. Melansir dari The Guardian, lembaga UN menyatakan bahwa satu dari empat anak muda di negara berkembang ternyata buta huruf. Hal ini membuktikan bahwa angka buta huruf juga menjadi tantangan tersendiri bagi negara untuk memberantasnya.

    Meski mungkin ada banyak sekali kriteria yang harus dimiliki oleh negara maju, namun beberapa hal di atas dapat menjadi perwakilannya. Tentu bukan hanya fasilitas dan ekonomi saja yang menjadi penunjang utama dari negara maju, melainkan juga sumber daya manusianya.

    Editor Team

    COMMENT