Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 09 2020

    Belajar dari Kisruh Aurelie Hermansyah dan KD, Ini Sisi Positif Anak Broken Home

    Kawula Muda, ambil sisi positif dari tiap masalah ya!

    Ilustrasi keluarga broken home. (FREEPIK)

    Bagai masalah yang tak kunjung menemui ujung, kisruh keluarga antara sang Diva, Krisdayanti, dengan kedua anaknya dari Anang Hermansyah, Aurelie dan Azriel Hermansyah, kembali mencuat ke publik.

    Media sosial pun menjadi ramai membahas isu tersebut. Serang komentar antarpenggemar pun tidak terelakkan.

    Ada yang kontra dan menyerang Aurelie dan Azriel dengan kalimat kasar yang tak pantas. Namun, ada juga yang pro dan mendukung psikis kakak adik tersebut untuk tetap semangat.

    Tak jarang, banyak warganet yang memuji ketangguhan juga kesabaran dari Aurelie dan Azriel menghadapi cobaan ini.

    Memang, tidak melulu berkaitan dengan stigma yang negatif, anak broken home juga memiliki banyak sisi yang positif, lho! Apa saja sih?

    Baca Juga

      1. Pribadi yang mandiri

      Kurangnya kasih sayang orangtua yang sedang bermasalah atau berpisah, memaksa anak broken home terampil dalam mengurus diri sendiri. Terbiasa tidak menggantungkan diri ke orangtua, anak broken home tumbuh menjadi pribadi yang gesit dan sangat mandiri.

      2. Anti kekerasan

      Masalah merupakan sahabat sejati anak broken home. Mulai dari bangun hingga tidur, kebisingan yang memekakkan telinga dan juga perilaku kekerasan yang tidak pantas kerap menjadi tontonan sehari-hari.

      Terus melihat rentetan kejadian buruk itu setiap hari hingga akhirnya muak, anak broken home pun banyak yang cenderung belajar dari kesalahan dan benci dengan kekerasan.

      3. Sosok yang tangguh

      Trauma, satu hal yang pasti dirasakan oleh anak broken home baik dalam skala ringan atau berat. Bukan hal yang mudah untuk tumbuh normal di tengah kekacauan dan kekosongan rumah.

      Hal tersebut membuat anak broken home melakukan usaha yang lebih kuat dan juga menempa diri lebih keras agar mampu melewati ujian hidup yang berat.

      4. Menjadi penyayang keluarga

      Pengalaman pahit dalam keluarga membawa anak broken home cenderung memiliki rasa empati yang tinggi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keluarga. Mungkin terlihat sedikit lebih peka dan sensitif, anak broken home akan sangat menjunjung tinggi nilai keharmonisan dan keutuhan sebuah keluarga.

      Editor Team

      COMMENT