Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 08 2022

    Catat! Ini Daftar 10 Pekerjaan yang Paling Banyak Dicari di Indonesia Versi Bank Dunia

    Hai Kawula Muda, ada yang sedang cari pekerjaan?

    Ilustrasi pekerja. (FREEPIK)


    Baru-baru ini akun Instagram resmi @prakerja.go.id membagikan 10 pekerjaan yang paling banyak dicari perusahaan di Indonesia.

    Diunggahan yang dibagikan pada Jumat (26/8/2022) itu, diiformasikan daftar jenis pekerjaan yang paling banyak dicari tersebut merupakan hasil laporan Bank Dunia bertajuk "Indonesia's Online Vacancy Outlook".

    Laporan Bank Dunia itu memetakan jenis-jenis pekerjaan yang paling banyak membuka lowongannya melalui situs pencarian kerja online.

    Berikut daftar pekerjaan yang paling banyak dicari perusahaan di Indonesia, seperti dikutip dari laporan Bank Dunia yang rilis pada 9 Februari 2022.

    1. Shop keepers 

    Lebih dari 175.000 lowongan pekerjaan online yang diunggah selama 2020, sebagian besarnya adalah dari perusahaan yang membutuhkan shop keepers. Profesi dari shop keepers yang paling sering dicari antara lain Sales Marketing, Sales Supervisor, dan Sales Counter.

    2. Manajer penjualan dan pemasaran 

    Penjualan dan pemasaran menjadi ujung tombak dari keberlangsungan produksi. Karena itu, manajer penjualan dan pemasaran menjadi jenis pekerjaan yang paling dicari berikutnya.

    Dari sekian banyak profesi, Digital Marketing adalah bagian dari kategori penjualan dan pemasaran yang paling sering dicari.

    Selain Digital Marketing, ada pula dua profesi lain yang banyak dibuka lowongannya, yakni Sales Manager dan Product Manager.

    PEKERJAIlustrasi pekerja. (FREEPIK)

      

    3. Pegawai umum 

    Meskipun saat ini teknologi telah banyak menggantikan pekerjaan manusia, pegawai umum masih menjadi salah satu jenis pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan. Jenis pekerjaan yang dibutuhkan tersebut adalah sebagai Staf Administrasi, Administrasi, dan Office Boy.

    4. Pengembang perangkat lunak 

    Pengembang perangkat lunak menjadi keniscayaan bagi perusahaan yang harus bersaing di era digital. Karenanya, kebutuhan perusahaan di Indonesia akan pengembang perangkat lunak atau software developers kian meluas.

    Beberapa profesi paling dicari dari pengembang software antara lain Software Engineer, Front End Developer, serta Web Developer.

    5. Manajer keuangan 

    Perusahaan yang membutuhkan manajer keuangan mencakup banyak sektor. Itu sebabnya, banyak lowongan pekerjaan terkait manajer keuangan, terutama sebagai Account Manager, Staf Keuangan, dan Accounting Supervisor.

    6. Sekretaris 

    Sekretaris berkaitan dengan pemeliharaan dan pengaturan tugas kantor, serta pelaksanaan tugas administrasi tambahan. Pekerjaan ini masih banyak dicari perusahaan di Indonesia, terutama profesi sebagai Project Manager, Secretary, dan Personal Assistant.

    7. Direktur pengelola dan kepala eksekutif 

    Lowongan pekerjaan juga masih sangat terbuka untuk direktur pengelola dan kepala eksekutif, terutama adalah sebagai General Manager, Operations Manager, dan Product Manager.

    8. Profesional penjualan teknis dan medis 

    Profesi yang masuk kategori ini antara lain Business Development, Sales Engineer, dan Salesman. Kebutuhan akan profesional penjualan teknis dan medis masih banyak dicari oleh perusahaan di Indonesia terutama di tengah tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan.

    9. Pengembang dan analis perangkat lunak dan aplikasi 

    Pengembang dan analis perangkat lunak dan aplikasi saat ini menjadi salah satu incaran perusahaan di Indonesia. Profesi favorit dari pekerjaan ini, yakni Backend Developer, Quality Assurance, dan Scrum Master.

    10. Accounting associate professionals 

    Accounting associate professionals juga jadi salah satu jenis pekerjaan yang masih dicari perusahaan. Beberapa profesi yang masuk kategori ini di antaranya adalah Account Executive, Staff Accounting, dan Accounting Officer.

    Sebagai informasi tambahan,  sebagai penyesuaian perkembangan teknologi digital saat ini Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut Indonesia membutuhkan 9 juta talenta digital hingga 2025.

    Editor Team

    COMMENT