Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 12 2022

    Kursi Pesawat Tidak Ada Nomor 13 dan 17, Ternyata Ini Alasannya

    Hai Kawula Muda, benarkah 13 itu angka sial?

    Ilustrasi angka 13. (FREEPIK)


    Nomor 13 dianggap sebagai angka sial, sepertinya sudah banyak yang tahu ya. Beberapa gedung, baik itu hotel atau apartemen bahkan lift, jarang dan nyaris tidak ada lantai atau pun nomor 13.

    Namun, bagaimana dengan pesawat? Ternyata di pesawat pun berlaku hal yang serupa, yakni enggak ada nomor kursi 13. Kira-kira apa ya alasannya?

    Moda transportasi yang diklaim paling aman dibanding lainnya ini, ternyata juga tidak memakai nomor 13 di kursi mereka. Biasanya, setelah kursi nomor 12 akan langsung disambung kursi nomor 14.

    Ternyata ada alasan, mengapa nomor 13 tersebut menghilang. Mengutip dari berbagai sumber, angka 13 dianggap membawa kesialan dan nasib buruk.

    Selain itu, nomor 13 juga dianggap sebagai sosok Yudan Iskariot, yaitu seorang murid yang mengkhianati Yesus. Jadi, orang yang duduk di kursi nomor 13 dianggap tumbal untuk perjamuan terakhir.

    Beberapa maskapai seperti Air France, Iberia, dan Ryanair sengaja menghilangkan kursi baris ke-13.

    penumpang pesawatIlustrasi perjalanan menggunakan pesawat. (PIXABAY)

      

    Salah satu sumber di Ryanair menyebut sebenarnya itu bukanlah keinginan dari pihak maskapai, tetapi lebih ke ‘tradisi’ dari pabrik pembuat pesawat di Amerika Serikat.

    “Itu cuma ‘tradisi’ pabrik dari Amerika. Enggak cuma maskapai kok yang menghindari nomor 13. Beberapa hotel, hingga kapal pesiar juga tidak punya lantai 13,” ujar sumber Ryanair yang tidak disebutkan identitasnya itu.

    Tak hanya nomor 13, nomor 17 ternyata juga dianggap sebagai pembawa sial. Atas alasan itu, maskapai terbesar di Jerman, Lufthansa selain tidak punya kursi nomor 13, mereka juga tidak punya kursi nomor 17.

    Dikutip dari laman resmi Lufthansa, angka 17 juga dianggap sebagai pembawa sial sama seperti angka 13. Meski hanya ‘budaya’, mereka lebih memilih untuk mengikuti dan menghargai budaya dan tradisi tersebut.

    “Di beberapa kebudayaan, angka 13 dianggap membawa sial. Itulah mengapa tidak ada kursi baris nomor 13 di Lufthansa karena kami menghargai kepercayaan itu,” bunyi pernyataan Lufthansa di laman resminya.

    Sedangkan nomor 17 dianggap membawa sial karena ketika ditulis dengan angka Romawi menjadi XVII, itu merupakan bentuk anagram dari VIXI yang memiliki makna: ‘Hidupku akan berakhir’ dalam Bahasa Latin.

    Selain itu, di beberapa negara seperti Italia dan Brazil, angka sialnya justru bukan 13, melainkan 17. Karena itulah, sebagai maskapai internasional, Lufthansa mempertimbangkan untuk tidak memakai nomor 17 di kursi.

    Bagaimana dengan maskapai Indonesia, apakah ada nomor 13 di kursi penumpangnya? Kawula muda ada yang pernah lihat?

    Editor Team

    COMMENT