Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Apr 07 2022

    Perusahaan Ini Buka Lowongan Researcher Video Porno Digaji 15 Pound per Jam, Minat?

    Kawula Muda, perusahaan di Inggris buka lowongan pemburu konten porno dengan gaji yang cukup tinggi

    Ilustrasi menonton video porno. (iStockphoto)


    Salah satu perusahaan yang berbasis situs web sedang mencari researcher pornografi dengan gaji sebesar 15 pound sterling per jam.

    Melansir dari Ladbible, Kamis (7/4/2021) sedang mencari researcher pornografi dengan bonus bisa lebih 15 pound sterling atau sekitar Rp 281.785 per jam.

    Pemberitahuan resmi itu dikeluarkan dari akun resmi perusahaan Bedbible ingin membayar satu orang yang beruntung 15 pounds per jam untuk menonton video porno online dan mengumpulkan informasi dan poin data tentang topik tertentu, seperti posisi seks, durasi, jumlah orgasme, rasio pria vs wanita, warna rambut dan distribusi bahasa pada Rabu (6/4/2022).

    Dalam pemberitahuan tersebut, Bedbible.com menguraikan bahwa para kandidat akan bertugas menandai dan meninjau video dan foto yang berbau pornografi di platformnya.

    Kandidat harus sehat dan disiplin, telah menonton banyak film dan memiliki pemahaman yang baik tentang aturan platform. Untuk melamar, para kandidat hanya diminta seperti nama, email, dan status pekerjaan saat ini, serta menjelaskan mengapa harus dipilih dan mengapa ingin melamar.

    Kandidat yang berhasil akan diberi tunjangan sebesar 15 pound sterling (Rp 281.785) per jam, hard disk 1 terabyte, keanggotaan satu tahun untuk cloud disk, transportasi, dan perawatan dengan persediaan tak terbatas, menurut laporan Zealer.

    Edwina Caito, Head Content Creator di Bedbible, mengatakan, “Pornografi adalah industri bernilai miliaran pon di seluruh dunia, jadi kami datang dengan ide untuk belajar lebih banyak melalui contoh kehidupan nyata.

    “Kami memilih untuk mengeksplorasi posisi seks paling umum di 100 video paling banyak dilihat untuk menciptakan representasi yang adil dari preferensi porno orang."

    Baginya, pekerjaan ini bukan main-main, seorang researcher harus bisa meneliti tentang pornografi dan hal berbau seksual, bukan hanya sekadar menonton.

    “Kami yakin kami akan mempelajari beberapa statistik menarik dari penelitian kami seperti jenis permainan peran apa yang dimiliki aktor, jumlah orgasme, dan fetish apa pun yang dicakup.”

    Bagaimana, Kawula Muda tertarik melamar?

    Editor Team

    COMMENT