Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Apr 03 2022

    Manfaat Puasa Bagi Kesehatan dan Kecerdasan Otak

    Hai Kawula Muda, selamat menjalankan ibadah puasa.

    Ilustrasi tidak makan karena puasa. (FREEPIK)

    Mulai hari ini, Minggu (3/4/2022), pemerintah Indonesia menetapkan sebagai hari pertama untuk menjalankan ibadah puasa.

    Tak hanya menahan lapar dan haus, ibadah wajib bagi umat muslim, terutama bagi yang mampu dan sudah baligh ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk bagi kecerdasan otak.

    Dilansir dari CNBC dan dihimpun dari Amenclinics, berikut manfaat puasa bagi kesehatan, termasuk bagi otak dan kaitannya dengan kecerdasan.

    Meningkatkan daya ingat

    Sesuai penelitan di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, aktivitas puasa atau mengurangi makan selama beberapa minggu secara signifikan akan meningkatkan daya ingat.

    Menurut sebuah penelitian lainnya di Nutrition Research, puasa juga diklaim bisa mengurangi peradangan yang berkaitan dengan kesehatan otak.  Dengan puasa, dapat meningkatkan kesehatan otak serta kesejahteraan mental, termasuk lifestyle.

    Peradangan sendiri bisa dikaitkan dengan gangguan otak seperti depresi, gangguan bipolar, hingga obsesif kompulsif (OCD).

    Melawan gula darah tinggi

    Dilansir dari British Journal of Nutrition, puasa bisa meningkatkan sensitivitas insulin yang lebih besar, yang membantu terhindar dari gula darah tinggi yang dikaitkan dengan meningkatkan emosi positif dan daya ingat.

    Sedangkan bagi pasien dengan diabetes tipe 2 memiliki kecemasan dan depresi 2-3 kali lebih tinggi dibanding populasi umum. Karenanya, puasa sangat baik bagi mereka.

    Menurunkan tekanan darah 

    Puasa bisa membantu mengurangi tekanan darah saat tidur. Hal ini bermanfaat untuk kesehatan jantung dan otak.

    Bagi yang punya hipertensi atau pra-hipertensi bisa terbantu dari gangguan skizofernia, ADD/ADHD, cedera otak traumatis, dan banyak lain. Sedankan bagi pemiliki aliran darah normal, bisa terhindar dari penyakit Alzheimer.

    Memperbaiki suasana hati

    Berdasarkan penelitian dari Journal of Nutrition Health & Aging, setelah menjalankan puasa selama sebulan, secara tidak langsung bisa memperbaiki suasana hati dan menurunkan ketegangan, amarah, dan kebingungan.

    Sedangkan studi lain pada 2018 yang menyelidiki strategi penurunan berat badan lewat puasa, terjadi peningkatan signifikan dalam kesejahteraan emosional dan depresi.

    Nah, banyak sekali manfaat berpuasa ya. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya!

    Editor Team

    COMMENT