Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 16 2022

    Mau Bebas Pajak Penghasilan? Tinggal di 5 Negara Ini Solusinya

    Hai Kawula Muda, mau bebas pajak?

    Ilustrasi menghitung pajak. (FREEPIK)


    Di banyak negara, termasuk Indonesia, pajak penghasilan merupakan salah satu sumber penghasilan negara dari sektor pajak.

    Tetapi, ternyata tidak semua negara menggantungkan pendapatannya pada pajak penghasilan, bahkan negara-negara ini tidak memungut pajak penghasilan dari setiap warganya.

    Berikut 5 negara yang bebas pajak penghasilan, seperti dilansir dari laman Investopedia, Jumat (10/6/2022).

    1. Uni Emirat Arab (UEA)

    Uni Emirate Arab menjadi salah satu negara Timur Tengah yang tidak menarik pajak penghasilan kepada rakyatnya. Hal tersebut terjadi karena Uni Emirate Arab memiliki keadaan ekonomi yang stabil dan terus berkembang pesat dengan lingkungan yang lebih multikultural dibandingkan negara Timur Tengah lainnya.

    Pendapatan per kapita UEA sebesar 58.753 dolar AS atau sekitar Rp 866 juta, menempati posisi kedua di Semenanjung Arab. Di skala global, UEA duduk di peringkat ke-11.

    2. Bahama

    Bahama merupakan negara kepulauan perairan laut dangkal yang terletak di Samudera Atlantik, tepatnya di tepi Segitiga Bermuda. Kepulauan Bahama memang menjadi salah satu negara yang tidak ada pajak penghasilan. Namun, ada biaya khusus untuk pajak properti dan barang impor.

    Dengan keindahan pantainya yang menakjubkan dan ekonomi yang terus berkembang menjadikan Bahama sebagai salah satu negara paling layak huni tanpa pajak penghasilan.

    Bagi orang asing yang ingin mendirikan tempat tinggal kedua di sana juga tidak terlalu sulit asal memiliki uang. Izin tinggal sementara bisa didapatkan dengan membayar 1.000 dolar Amerika di kantor imigrasi, dan dapat diperpanjang setiap tahunnya.

    Namun, harga properti di Bahama tidaklah murah, untuk bisa tinggal di sana dalam jangka waktu panjang, setidaknya perlu dana sebesar 250.000 dolar Amerika untuk membeli properti.

    3. Bermuda

    Lokasinya yang relatif terisolasi, menjadikan Bermuda sebagai salah satu tempat tinggal paling mahal di dunia Barat.
    Bermuda tidak memiliki pajak penghasilan pribadi, tapi negara itu memungut pajak gaji pada majikan dan pajak tanah pada pemilik rumah dan penyewa jangka panjang. Bermuda jauh lebih berkembang daripada kebanyakan pulau Karibia, dengan jalan raya dan transportasi umum yang sangat baik.

    Adanya pantai pasir merah muda yang terkenal hingga restoran kelas atas, membuat Bermuda dianggap sebagai salah satu negara paling indah dan menyenangkan di Karibia.

    4. Monako

    Terletak di French Riviera, Monako terkenal dengan Grand Prix Monaco yang menjadi salah satu favorit liburan orang kaya dengan banyak apartemen yang memiliki harga lebih dari 10.000 dolar AS per malamnya.

    Monako memiliki ukuran wilayah tidak lebih besar dari Vatikan. Monako juga tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat kejahatan terendah di dunia.

    Monako merupakan salah satu negara yang tidak ada pajak penghasilan, namun untuk mendapatkan izin tinggal di sana sangatlah sulit. Izin tinggal dapat diperoleh sekitar 3 bulan dan harus membayar setidaknya 500.000 euro.

    5. Andorra

    Andorra merupakan sebuah negara yang terletak di pegunungan Pyrenees antara Spanyol dan Prancis. Lokasi pegunungan Andorra menjadikannya tempat yang indah bagi para pemain ski dan pendaki gunung.

    Andorra awalnya terkenal sebagai negara surga yang tidak menarik pajak penghasilan pribadi.  Sampai pada 2015, hal tersebut berubah ketika negara mengenakan tarif pajak yang dibatasi 10 persen per individu yang menghasilkan lebih dari 40.000 euro setiap tahunnya.

    Namun, jika dibandingkan dengan negara lain, tarif pajak di Andorra termasuk cukup rendah.

    Editor Team

    COMMENT