Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 21 2022

    Memperingati Skateboarding Day 2022, Intip di Sini Sejarahnya!

    Hai Kawula Muda! Tanggal 21 Juni sering diperingati sebagai hari Skateboard dunia

    Ilustrasi skateboard (Freepik)


    Skateboard kini tak lagi dianggap sebagai olahraga yang dianggap urakan. Dahulu pengguna skateboard dianggap sebagai perusak jalanan, kerap dipinggirkan dan dirampas ruang bermainnya. Alhasil skateboard tumbuh berkembang di trotoar, tangga jalanan, atap gedung hingga lahan parkir.

    Peran Tony Hawk dalam dunia skateboard tentu cukup vital, Hawk bahkan sudah dianggap sebagai pemain skateboard paling kompetitif di usianya yang saat itu masih 16 tahun.

    Hawk seperti dianggap dewa dalam permainan skateboard, aksinya yang tidak akan terlupakan adalah saat ia berhasil melakukan trik putaran 90 derajat di udara dengan pendaratan sempurna. Lewat aksinya tersebut, Hawk turut berkontribusi dalam memperkenalkan skateboard kepada dunia.

    Skateboarding sendiri pertama kali ditemukan pada tahun 1950-an oleh Bill Richard ketika ia memasang roda ke papan kayu. Saat itu skateboard dinamakan The Roller Derby Skateboard.

    Seiring berjalannya waktu, skateboard mulai dikenal banyak orang, dan dianggap sebuah tren baru yang menyenangkan, sehingga akhirnya masuk dalam kategori olahraga ekstrem.

    Ilustrasi skateboardIlustrasi skateboard (Freepik)

    Sejarah Hari Skateboard Dunia

    Hari Skateboard dunia, atau dikenal dengan ‘Go Skateboarding Day‘, diselenggarakan pada tanggal 21 Juni setiap tahunnya. Peringatan tersebut diindikasikan langsung oleh International Association of Skateboard Companies (IASC) pada tahun 2004 lalu.

    Go Skateboarding Day diharapkan bisa bikin para pecinta skateboard agar lebih aktif dan positif, tidak hanya dipakai untuk sekedar mengisi waktu luang. Selain itu diperingatinya Hari Skateboard Dunia ini adalah sebuah upaya untuk memperkenalkan kepada masyarakat apa yang ada dalam dunia skateboard, dan menepis stereotip masyarakat bahwa para skateboarders adalah kumpulan orang-orang yang berandal, hal ini juga dilakukan untuk pelestarian budaya skateboarding.

    Bagaimana Skateboard di Indonesia?

    Di Indonesia sendiri, skateboard sudah cukup lama ikut bagian dalam sejarah Indonesia. Pada tahun 1993 terbentuk sebuah kelompok skateboard di Jakarta, yang dikenal dengan nama Senayan Skateboarders.

    Johan Tampubolon merupakan founder komunitas tersebut mulanya hanya ingin mewadahi orang-orang yang gemar bermain skateboard.

    Sebelumnya, Anto Soehardjan, Bob Hariyadi, Julian Sihombing telah membentuk komunitas skateboard pada tahun 70'an dengan nama Rase. Sementara itu di Bandung, jejak skateboard sudah terlihat di era yang sama .

    Rekti Yoewono vokalis The S.I.G.I.T memang dikenal hobi bermain papan skateboard. Dilansir dari Tirto.id, Rekti pertama kali melihat iklan skateboard di sebuah majalah. Memang majalah merupakan satu dari sedikit media untuk bisa mengakses informasi tentang skateboard yang minim di Indonesia kala itu.

    "Saya juga pernah lihat iklan di sebuah majalah Indonesia tahun 1970-an yang menampilkan anak remaja tanggung sedang berseluncur. Tapi, lupa iklan apa," ujar Rekti.

    Pada 2018, untuk pertama kalinya skateboard dipertandingkan dalam Asian Games. Mereka yang berlomba pada Asian Games kala itu, di antaranya adalah Mario Kevin Palandeng, Sanggoe Darma Tanjung, Pevi Permana Putra, Gregorius Aldwin, Wanda Septiadi Saputra, Ahlan Rachmat Karim, Aldy Agustiano, dan Fachrell Ardhaffa Putra.

    Editor Team

    COMMENT