Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 31 2022

    Menular dari Kolam Renang hingga Ciuman, Berikut Mitos Penularan HIV/AIDS!

    Jadi jangan salah lagi ya, Kawula Muda!

    HIV AIDS (UNPLASH)


    Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menemukan bahwa 7.650 orang terkonfirmasi positif HIV/AIDS pada Januari hingga Maret 2021. 

    Karena tingginya angka tersebut, masyarakat pun mulai kembali khawatir akan penyebaran virus yang bisa melemahkan daya kekebalan tubuh ini. 

    Perlu diingat bahwa virus HIV/AIDS sejatinya hanya menular lewat darah, cairan vagina, air mani, dan ASI.

    Karena itu, jangan tertipu dengan berbagai mitos penyebaran HIV/AIDS di media sosial ya, Kawula Muda. Berikut beberapa mitos diantaranya!

    HIVIlustrasi HIV (iSTOCK)

      

    Alat Makan

    Virus HIV/AIDS sebenarnya dapat menempel di air liur, air mata, serta keringat. Namun, jumlah virus tersebut sangat sedikit sehingga tidak cukup kuat untuk menginfeksi orang lain. Karena itu, sebenarnya risiko penularan HIV/AIDS lewat alat makan sangat kecil, Kawula Muda!

    Ciuman

    Dengan alasan yang sama dengan poin pertama, air liur pada ciuman juga tidak dapat menginfeksi HIV/AIDS kepada orang lain. 

    Digigit Nyamuk

    Mitos yang satu ini menjelaskan bahwa nyamuk yang sebelumnya menghisap darah orang yang positif HIV/AIDS, dapat menularkan virus tersebut ke orang yang digigit setelahnya. Padahal, faktanya nyamuk hanya menghisap darah, bukan memberikan darah. Jadi gak anak menularkan virus tersebut ya, Kawula Muda!

    Hanya Homoseksual yang Terjangkit

    Dikarenakan tingginya penularan HIV/AIDS di kelompok homoseksual, bukan berarti manusia heteroseksual tidak memiliki risiko tertular, Kawula Muda! Hal itu dikarenakan virus tersebut menular lewat berbagai medium, misalnya darah.

    Anak Pasti akan Tertular

    Terdapat kekhawatiran seseorang yang positif HIV/AIDS akan menularkan virus tersebut kepada sang anak. Namun, hasil penelitian ahli menunjukkan bahwa apabila tubuh sang ibu dinyatakan tidak terdeteksi virus tersebut, maka HIV/AIDS tidak akan menular kepada sang anak. 

    Itu dia beberapa mitos tentang HIV/AIDS yang gak perlu lo percayai, Kawula Muda! Jadi, jangan salah kaprah lagi mengenai penularan penyakit tersebut ya.

    Editor Team

    COMMENT