Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 23 2020

    Merasa Sakit tetapi Tetap Ingin Bersepeda? Ini Aturannya secara Medis

    Kawula Muda, kenali kondisi diri baik-baik ya sebelum mulai mengayuh sepeda.

    Sakit flu. (FREEPIK.COM)

    Gejala flu atau masuk angin melanda, padahal pada saat bersamaan ada jadwal latihan bersepeda, tentu akan membuat kalian bimbang.

    Apakah memutuskan untuk tetap bersepeda atau tidur saja di rumah? Sebenarnya bagaimana sih aturan medisnya? Apakah boleh bersepeda saat kita sedang sakit? 

    Jika gejala yang muncul hanya berada di bagian atas leher, seperti tenggorokan sakit, hidung tersumbat atau meler, dan kepala terasa berat, kalian masih tetap bisa menaiki sepeda.

    Dengan catatan, bahwa sepeda harus dikendarai dengan cara santai, tanpa interval.

    Perjalanan sepeda secara ringan akan membantu mendorong sel darah putih ke dalam sirkulasi di mana mereka dapat mencari dan menghancurkan bakteri dan virus yang sedang menyerang tubuh.

    Selain itu, saluran di hidung juga akan terbuka karena pengaruh epinefrin atau adrenalin.

    Sementara itu, jika gejalanya di bawah leher, seperti batuk keras dan terdapat tekanan di dada, kalian harus istirahat, karena bersepeda justru akan membahayakan.

    FLUSakit flu. (FREEPIK.COM)

     

    Akan lebih baik jika kalian istirahat dulu di rumah selama beberapa hari, daripada nantinya harus dirawat selama berminggu-minggu akibat memaksakan diri bersepeda.

    Jika memiliki gejala kombinasi di atas leher dan di bawah leher, kalian juga perlu istirahat. Tidak usah memaksakan diri, dan selalu utamakan kesehatan.

    Sebenarnya, ada cara yang cukup menarik untuk mencegah masuk angin, yaitu dengan terus berlatih pada suhu dingin.

    Cara tersebut akan meningkatkan tingkat kebugaran, sehingga memberi perlindungan ekstra bagi tubuh, sebagaimana terbukti dalam studi yang diterbitkan pada 2015 dalam European Journal of Applied Physiology.

    FLUSakit flu. (FREEPIK.COM)

     

    Para peneliti menemukan bahwa setelah 30 menit bersepeda, sekelompok pengendara yang fit memiliki kadar protein antimikroba saliva (SAMP) yang lebih tinggi daripada mereka yang kurang fit setelah perjalanan yang sama.

    Protein tersebut memang dapat menangkal penyakit, tetapi tetap dibutuhkan aktivitas fisik yang konsisten untuk memiliki antibodi yang tinggi. 

    Kalau kalian sudah siap berkendara dalam kondisi tubuh sedang sakit, jangan lupa untuk menutupi bagian kepala dan leher, minum air yang banyak untuk mencegah dehidrasi, serta tidur nyenyak 8 jam sehari.

    Nah, untuk kamu yang mau ikutan Mendadak Sepedahan dan sudah daftar, ini password untuk 24 Agustus 2020 ya, "Wahai Prambors, bisa kali United Bikenya satu buat gue!”.

    Buat kamu yang belum daftar, buruan daftar sekarang! Jangan lupa ya, pas ditelepon Prambors jangan bilang halo, tapi "Wahai Prambors, bisa kali United Bikenya satu buat gue!".

    Editor Team

    COMMENT