Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 28 2020

    Pakai Masker, Wajah Jadi Beruntusan dan Muncul Jerawat, Kenapa?

    Kawula Muda, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan wajah dan masker ya.

    Seorang perempuan memakai masker wajah. (FREEPIK.COM)

    Akibat pandemi Covid-19, masker kini naik pangkat menjadi salah satu kebutuhan yang wajib dimiliki oleh setiap manusia di seluruh dunia.

    Di balik fungsi pentingnya untuk melindungi diri dari penyebaran bakteri dan virus, penggunaan masker terntaya memunculkan beberapa masalah lain. Salah satunya adalah wajah menjadi bruntusan atau breakout dan muncul banyak jerawat. 

    Kenapa bisa begitu? Masker yang kalian kenakan itu ibarat sebuah oven yang mengurung dan memasak kotoran di wajah.

    Menurut salah satu dokter kulit di Houston, Amerika Serikat, bernama Elizabeth Mullans, masker memerangkap keringat, sebum, air liur, dan berbagai bakteri yang dikeluarkan dari mulut ke kulit wajah.

    Semua kotoran tersebut akan tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembab akibat menghirup masker sepanjang hari.

    Lebih buruk lagi kalau masker yang kamu pakai terus menerus bergesekan dengan kulit, sehingga menyebabkan iritasi.

    Bisa dibayangkan jika kulit mengalami iritasi, maka bakteri juga akan lebih mudah menembus pori-pori wajah. Kalau sudah begini, maka akan menyebabkan jerawat memerah dan meradang.

    Lalu bagaimana solusinya? Cara terbaik untuk mengatasi masalah tersebut adalah menjaga kebersihan wajah tepat sebelum dan sesudah menggunakan masker.

    MEMBERSIHKAN WAJAHAktivitas membersihkan wajah. (FREEPIK.COM)

     

    Sebelum mengenakan masker lebih baik kalian menyederhanakan penggunaaan produk skincare. Hindari menggunakan produk yang justru membuat wajah makin berminyak.

    Setelah masker dilepas, segera bersihkan dan cuci wajah menggunakan produk nonkomedogenik.

    Selanjutnya adalah melakukan pengelupasan kulit secara lembut dan tidak berlebihan. Akan lebih baik menggunakan produk yang mengandung bahan antibakteri dan enzim pemecah sel mati, daripada menggunakan produk dengan bahan kuat seperti retinol dan benzoyl peroksida.

    Setelah wajah bersih, lindungi kulit dengan pelembab yang mengandung asam hialuronat atau ceramida untuk melindungi kulit, sekaligus sebagai penghalang antara kulit dan bahan masker yang dipakai.

    Hindari penggunaan make-up saat memakai masker. Cukup gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. 

    Jika upaya pencegahan di atas telah dilakukan, tetapi kulit masih juga meradang, segera kompres wajah dengan air es lalu oleskan krim lidah buaya.

    Sebelum memakai masker kembali, tutup jerawat yang meradang menggunakan patch jerawat yang mengandung asam salisilat, agar peradangan tidak memburuk.

    TIPE MASKERJenis-jenis masker wajah. (FREEPIK.COM)

     

    Terakhir dan yang terpenting sebenarnya adalah memilih masker yang tepat. Masker sekali pakai merupakan pilihan terbaik karena selain paling nyaman digunakan untuk bernapas, juga paling tidak menyebabkan jerawat.

    Berbeda dengan masker kain yang lebih banyak menyerap keringat dan menahan kelembaban sehingga mendorong pertumbuhan bakteri. Jika ingin memakai masker kain, pilihlah yang bahannya dari katun dan pastikan kebersihannya selalu terjaga.

    Editor Team

    COMMENT