Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 01 2022

    Pertama di Jakarta, SMA Pangudi Luhur Punya Ekskul E-Sports

    Kawula Muda, yang tertarik sama e-sports bisa dilirik nih!

    Ilustrasi bermain game PUBG. (UNSPLASH)


    SMA Pangudi Luhur mempunyai tim e-sports resmi yang selalu mewakili sekolah dalam berbagai kejuaraan. SMA yang siswanya homogen laki-laki tersebut bahkan mengklaim jadi sekolah pertama di Jakarta yang mempunyai ekstrakulikuler (ekskul) E-sports. Ekskul ini bekerja sama dengan Esport Academi ID (EAID).

    EAID sendiri merupakan wadah resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk mengembangkan anak sekolah untuk berkegiatan, belajar, dan berkompetisi di bidang E-sports.

    "SMA PL jadi sekolah di Jakarta yang pertama ada ekskul sport PUBGM dan Mobile Legends, " ujar CEO dan Founder EAID Arza Djatmika usai MoU dengan SMA PL, Jumat (22/7/2022).

    Arza berharap para siswa SMA PL bukan saja jago bermain tapi mengembangkan karakter menjadi pemimpin. Menurut Arza permainan seperti Mobile Legend dan PUBGM melatih para siswa untuk mengasah kepemimpinan dan tanggung jawab.

    "Patokannya siswa bisa belajar leadership dari apa yang diberikan gamenya," ucap Arza.

    Tidak hanya jago main game online aja, Azra juga menilai kalau pengembangan bakat di bidang e-sports ini mampu membuka kesempatan SMA PL untuk berkiprah di ajang kompetisi internasional.

    Kepala Sekolah SMA Pangudi Luhur, Agustinus Mulyono mengatakan kehadiran ekskul Esport bisa menjadi wadah bagi para siswa. Mulyono juga berharap minat dan bakat siswa bisa tersalurkan dalam e-sports untuk mengejar prestasi.

    "Sehingga bisa muncul atlet-atlet Esports baru yang berasal dari SMA Pangudi Luhur Brawijaya," jelas Mulyono.

    Mulyono ingin ekstrakurikuler e-sports menjadi wadah siswa untuk belajar bergotong royong, berkolaborasi dan bekerja sama dalam tim. Apalagi, kata Mulyono, semangat "brotherhood" terus digaungkan para siswa sampai alumni.

    "Semoga program ekstrakurikuler Esports bisa memberikan manfaat yang lebih besar untuk kedepannya," ujar Mulyono.

    Pengajar ekstrakurikuler SMA PL nantinya adalah pemain profesional (pro player), di antaranya Cahya Igustie Ragil atau yang biasa disapa dengan nama Exagon dan Frederic alias Mirko.

    "Semoga dengan terjalin kerjasama antara SMA Pangudi Luhur dengan pihak Esports Academy ID dapat menciptakan atlet-atlet Esports yang dapat membanggakan Sekolah dan Negeri Indonesia pada masa yang akan datang," kata Cahya Igustie Ragil alias Exagon.

    Editor Team

    COMMENT