Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Nov 21 2022

    Studi: Melihat Foto Pria Tampan dan Wanita Cantik Bermanfaat bagi Otak!

    Lo termasuk yang hobi ngumpulin photo card artis favorit supaya bisa dilihat terus gak, Kawula Muda?

    Chris Hemsworth (blocktoro)


    Kawula Muda, siapa yang menjadikan foto musisi, aktor, maupun idol favorit lo sebagai lockscreen? Senantiasa melihat mereka yang kita sukai pun seakan memberi semangat kepada diri sendiri. 

    Well, rupanya hal tersebut telah menjadi bahan penelitian loh, Kawula Muda! Studi pada jurnal Evolutionary Psychology membuktikan bahwa melihat wajah tampan dan cantik dapat memotivasi seseorang untuk bekerja keras dan memiliki ingatan yang lebih baik.

    Hayo, siapa yang hobi melihat foto-foto Chris Hemsworth pemeran Thor yang sebelumnya disebut sebagai pria tertampan kedua pada tahun 2021 versi TC Candler!!

    Diteliti oleh Michael D. Baker, H. Nicole Sloan, dan Jon K. Maner, penelitian tersebut berjudul Mating and Memory: Can Mating Cures Enhance Cognitive Performance?. Baker dan rekan-rekannya pun melakukan dua eksperimen untuk mencari tahu pengaruh melihat wajah rupawan terhadap otak.

    Pertama, 59 mahasiswa psikolog diminta untuk melihat wajah lawan jenis selama tujuh detik. Adapun setengah dari partisipan tersebut melihat wajah yang lebih tampan ataupun cantik. Setelahnya, seluruh peserta diminta untuk mengisi tes sebagai acuan mengukur fungsi otak.

    Hasil yang ditemukan rupanya berbeda. Peserta yang menatap wajah ‘tampan’ dan ‘cantik’ rupanya mampu mengingat lebih banyak detail dibandingkan dengan peserta yang menatap wajah ‘biasa’.

    Pria pun disebut lebih mampu mengingat secara detail akan wajah perempuan cantik yang sebelumnya mereka tatap. "Pria yang melihat wajah perempuan yang menarik sambil mendengarkan cerita mengingat lebih banyak detail daripada pria yang melihat wajah rata-rata," tulis para peneliti tersebut. 

    OtakIlustrasi otak yang menjadi pusat diri manusia (UNSPLASH/BRET KAVANAUG)

      

    Sementara itu, mereka menulis bahwa ingatan perempuan, bagaimanapun, tidak secara signifikan dipengaruhi oleh wajah pria.

    Sementara itu, eksperimen kedua menganalisis 123 mahasiswa. Kali ini, terdapat tiga kelompok mahasiswa yang masing-masing memiliki urutan penelitian yang berbeda. 

    Kelompok pertama diminta untuk melihat wajah yang menarik, mendengar cerita, melihat wajah rata-rata, dan mengikuti tes memori. Kelompok kedua diminta melihat wajah rata-rata, mendengar cerita, melihat wajah menarik, serta mengikuti tes memori.

    Terakhir, kelompok ketiga diminta untuk melihat wajah rata-rata, mendengar cerita, melihat wajah rata-rata, dan kemudian mengikuti tes ingatan. 

    Hasil penelitian tersebut pun membuktikan mereka yang melihat wajah tampan dan cantik dapat mendeskripsikan wajah tersebut secara lebih tajam. Menariknya, ini berlaku untuk peserta pria dan perempuan, meskipun efeknya relatif lebih kuat pada pria daripada perempuan.

    Juga Dilakukan Kepada Wanita Paruh Baya

    OtakIlustrasi otak yang disebut bekerja lebih optimal ketika melihat wajah yang rupawan (UNSPLASH/MILAD FAKURIAN)

     

    Temuan studi serupa juga pernah dilaporkan dalam siaran Discoveries in Life KBS. Penelitian tersebut turut mencari tahu pengaruh melihat wajah rupawan terhadap daya ingat. 

    Diikuti oleh peserta wanita paruh baya, para peserta pun diminta untuk menghafal sebanyak mungkin nama karakter sembari memandang foto artis tampan selama 1 menit. 

    Hasilnya, peserta lebih mampu menjawab pertanyaan dengan lebih baik. Ketika gelombang otak mereka diperiksa, hasilnya pun menunjukkan gelombang otak mereka tampak lebih aktif dari biasanya. 

    Mengapa Mampu Meningkatkan Ingatan?

    OtakIlustrasi berbagai garis-garis rangsangan yang berada di dalam otak (UNSPLASH/HAL GATEWOOD)

     

    Penelitian tersebut pun menyatakan bahwa terdapat hubungan antara melihat wajah rupawan dengan aktivitas otak. Lebih tepatnya, bagian yang terpengaruh adalah Lobus Temporal. 

    “Melalui percobaan, kami dapat mengkonfirmasi aktivasi lobus temporal, yang berhubungan dengan memori,” tutur kepala pusat penelitian otak tersebut mengutip Koreaboo. 

    Seperti yang diketahui, otak merupakan pusat koordinasi dari seluruh anggota tubuh. Secara garis besar, otak terhubung dengan jutaan benang saraf yang dengan cepat mampu menghantarkan sinyal satu sama lain. 

    Setiap bagian otak pun memiliki fungsi masing-masing. Pada bagian otak besar, terdapat lobus temporal yang terletak di bagian kanan dan kiri otak. Lebih tepatnya, berada di dekat telinga. 

    Bagian otak tersebut bertanggung jawab dalam mengendalikan indra pendengaran, ingatan, emosi, dan berperan dalam fungsi bicara. 

    Editor Team

    COMMENT