Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Oct 14 2021

    Temukan Muntahan Paus, Nelayan Ini Jadi Miliarder

    Kalau memang sudah jadi rezeki enggak bakal kemana-mana ya, Kawula Muda!

    (ambergris /instagram @pdsparfums)

    Seorang nelayan asal Thailand, Narong Phetcharaj tak menyangka bila dirinya bisa menjadi miliarder dalam semalam karena menemukan benda berharga saat dirinya sedang melaut di Pantai Niyom Provinsi Surat Thani.

    Pada Senin 4 Oktober lalu, Narong yang sedang melaut melihat sebuah benda besar mengapung terdorong arus laut. Ia pun mendekati objek tersebut dan berpikir bahwa itu adalah muntahan ikan Paus seperti yang pernah ia lihat di televisi sebelumnya.

    Narong pun membawa benda seberat 30 kilogram tersebut kepada peneliti di Prince of Songkla University untuk diuji. Hasilnya, benda yang dibawa oleh Narong dinyatakan sebagai muntahan ikan Paus asli atau yang dikenal juga dengan sebutan ambergris.

    Di pasaran, harga ambergris berkisar Rp 500-600 juta. Maka total ambergris seberat 30 kilogram milik Narong bisa berharga hingga Rp 17 miliar.

    Ambergris sendiri merupakan cairan atau lendir seperti zat lilin cair yang diproduksi oleh empedu Paus Sperma dan dikeluarkan lewat saluran cerna atau usus paus. Ambergris ini akan dimuntahkan pada suatu waktu, lalu membeku dan mengapung saat di air laut.

    Awalnya, ambergris akan mengeluarkan bau busuk tapi setelah mengering, bau yang dikeluarkan menjadi sangat manis dan tahan lama. Sehingga ambergis menjadi salah satu bahan sangat dibutuhkan dalam industri parfum.

    Narong sendirinya kabarnya berencana pensiun sebagai nelayan bila ia mendapat pembeli dan sertifikat atas harta karun ambergris yang ia dapatkan tersebut. seperti dilansir oleh WorldofBuzz pada 7 Oktober lalu.

    “Ya sangat senang dan tidak tahu harus berbuat apa. Saya berencana akan menjual ambergris setelah mendapatkan sertifikat yang membuktikan keasliannya,” ungkap Narong.

    “Jika saya bisa mendapatkan harga yang bagus, saya akan pensiun dari pekerjaan sebagai nelayan dan mengadakan pesta untuk teman-teman saya,” ujar Narong.

    Editor Team

    COMMENT