Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 16 2020

    Tips Mudah Merawat Sneakers Kesayangan

    Kawula Muda, jangan cuma dibeli ya, sneakers juga butuh perhatian, lho!

    Sneaker Adidas. (UNSPLASH)

    Sneakers menjadi salah satu jenis sepatu yang paling digemari oleh anak muda masa kini. Kehadiran sneakers dengan berbagai model memudahkan untuk dipadukan dengan berbagai busana.

    Sepatu yang lebih dikenal dengan sebutan plimsolls ini ternyata sudah ada sejak akhir abad ke-18. Tren sepatu plimsolls yang berarti sepatu beralas karet pertama kali dikembangkan oleh perusahaan karet asal AS.

    Sepatu didesain lebih nyaman dengan membedakan ukuran kiri dan kanan, dengan bahan kanvas. 

    Salah satu brand tertua di dunia untuk sepatu ini adalah KedsKeds pertama memproduksi sneakers secara massal pada 1912. Sneakers pertama untuk khalayak diproduksi pada 1917.

    Sneakers berasal dari kata sneak, yang berarti ngendap-endap. Karena itulah sol karet dipasang di sepatu sneakers agar langkah kaki tidak terdengar.

    Sneakers sudah tidak asing lagi di kalangan generasi milenial. Ada banyak sekali komunitas penggemar sepatu sneaker. Tidak ahanya dipakai untuk kegiatan sehari-hari, sneakers juga bisa dijadikan barang koleksi.

    Harga sepatu jenis ini juga bervariasi, tergantung dari mereknya. Ada yang dilabeli harga Rp 100.00, aja juga yang mencapai harga jutaan rupiah.

    Perawatan sneakers bisa dibilang gampang-gampang susah. Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat sneakers.

    1. Kenali bahan atau materialnya

    Setiap sneakers memiliki material yang berbeda. Hal tersebut membutuhkan metode perawatan yang berbeda pula. Beberapa material yang paling sering kita temui pada sneakers masa kini adalah knit, canvas, suede, dan kulit/leather.

    Salah satu yang perlu perhatian khusus yaitu bahan suede. Permukaannya yang berbulu seperti beludru tidak bisa dicuci menggunakan cairan. Sepatu ini cukup dilap pada permukaan karetnya, lalu iap dengan kain kering jika bagian suede-nya terkena air.


    2. Jaga kebersihannya

    Sebagai alas kaki, sneakers rentan terkena kotoran dan juga bau tidak sedap karena pemakaian. Jika kalian mendapati sneaker kalian kotor, jangan dibersihkan dengan direndam. 

    Gunakan pembersih dan sikat yang berkualitas. Siapkan semangkuk air, lalu oleskan cairan pembersih ke sikat berbulu lembut, terus celupkan sikat ke dalam air. Kemudian gosok sneakers hingga berbusa. 

    Kemudian, usap dengan lembut menggunakan kain hingga bersih. Pada permukaan dengan noda membandel, gunakan kain microfiber yang dikhususkan untuk sneakers.


    3. Simpan dengan benar

    Dilema yang kerap kali dihadapi pencinta sneakers adalah jarang memakai sepatu tersebut karena tatkut kotor atau rusak. Namun, sneakers yang jarang dipakai bisa lebih cepat rusak. 

    Selain dari materialnya, beberapa konstruksi sneakers lebih dinamis atau elastis ketika dipakai. Setiap sneakers juga memiliki ketebalan dan kekuatan berbeda pada lem dan bahan materialnya. 

    Sneakers sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tidak terpapar matahari langsung. Gunakan plastik ziplock dan masukan beberapa silika gel untuk menjaga suhu udara tidak lembab. 


    Editor Team