Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Dec 02 2021

    Tips Road Trip Jakarta-Bali ala Ernest Prakasa

    Kawula Muda, siapa yang udah kangen banget liburan ke Bali?

    Pura Ulun Danau Bratan. (Dok. KEMENPAREKRAF)

    Kawula Muda, Pulau Dewata selalu menjadi salah satu destinasi favorit seluruh penjuru dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia sendiri.

    Kerap kali, hal tersebut tentunya memiliki kaitan dengan harga tiket pesawat udara tujuan Bali begitu mahal, terlepas dari low season dan high season.

    Tak heran jika banyak masyarakat yang melakukan perjalanan darat (road trip) sebagai sarana mereka bepergian ke Bali, terlebih lagi dengan menggunakan mobil pribadi, bisa meminimalisir potensi terpaparnya kita dari Covid-19.

    Salah satu figur publik yang sempat membagikan road trip ke Bali yakni Ernest Prakasa—pada akhir tahun 2020 lalu, ia bersama istrinya, Meira Anastasia, serta kedua anaknya (Sky dan Snow) berlibur ke Pulau Dewata melalui jalur darat.

    Melansir Bisnis.com, perjalanan dari Jakarta ke Bali yang ditempuh keluarga Ernest memakan waktu 19 jam. Namun, faktanya, waktu tempuh Jakarta-Bali sebenarnya bisa lebih cepat.

    Hasil jepretan Ernest Prakasa suatu senja di Canggu, BaliHasil jepretan Ernest Prakasa suatu senja di Canggu, Bali. (INSTAGRAM/ERNESTPRAKASA)

     

    Membawa kedua anaknya menjadi salah satu pertimbangan yang dilakukan Ernest. Pasalnya, ia ingin kedua anaknya tidak bosan ketika terlalu lama berada di perjalanan, sehingga ia membagi road trip tersebut menjadi tiga perhentian (etape).

    "Kami merencanakan menginap dua kali, karena ada anak-anak, jadi saya tidak mau terlalu ambisius. Pertama, perjalanan Jakarta-Surabaya adalah etape paling ringan, karena dari tol ke tol," tuturnya melalui laman Instagram @ernestprakasa, Selasa (24/11/2020).

    Etape pertama memakan waktu 9 jam termasuk istirahat. Sementara itu, biaya tolnya dari Mampang-Surabaya menghabiskan sekitar Rp700.000.

    Ia pun bercerita bahwa rata-rata kecepatan mobil yang dikendarainya mencapai 120km/jam tanpa banyak berhenti di luar mobil, mengingat adanya pandemi Covid-19 dan efisiensi waktu.

    Usai bermalam di Surabaya, ia pun melanjutkan perjalanan ke Surabaya-Banyuwangi pada subuh. Ernest mengingatkan bahwa meskipun perjalanan tersebut hanya memakan waktu 5 jam. Namun, tidak ada tol yang dilalui dari etape tersebut.

    Potret momen bahagia keluarga Ernest Prakasa sesampainya di BanyuwangiPotret momen bahagia keluarga Ernest Prakasa sesampainya di Banyuwangi. (INSTAGRAM/MEIRANASTASIA)

     

    Setelah itu, keluarganya menginap di Banyuwangi untuk satu malam lagi sebelum akhirnya menyambung Banyuwangi-Bali—sekitar 5 jam—termasuk menyebrang dengan kapal Feri.

    Adanya pandemi pun membuat semuanya terlihat lebih mudah. Kini, membeli tiket kapal Feri cukup dilakukan dengan satu genggaman, sehingga sesampainya di pelabuhan, Kawula Muda cukup memindai barcode serta menunjukkan syarat-syarat yang berlaku. 

    Melansir KOMPAS.com, aturan perjalanan darat selama Nataru (24 Desember 2021—2 Januari 2022) yakni harus memiliki kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama), hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam.

    "Nah, pengalaman setelah menyebrang langsung sampai Gilimanuk. Memang sudah ada ada di Bali, tapi jangan berharap itu sudah sampai di tujuan. Jadi pas sampai Gilimanuk ke Selatan Bali butuh waktu 4 jam dan 3 jam pertama cukup sulit karena jalan kecil dan kelak kelok," jelas komedian, aktor, sekaligus sutradara itu.

    Nah, Kawula Muda, pengin liburan dibayarin Prambors? Langsung saja ikutan Prambors Kabur Libur 2021 dengan menjawab pertanyaan berikut:

    Jumat, 3 Desember 2021—"Apakah 'PU' dari singkatan jalan tol CIPULARANG?"

    Jawab di sini, ya!

    Editor Team

    COMMENT