Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    May 14 2022

    Wakefit, Perusahaan di India yang Wajibkan Karyawannya Tidur Siang

    Setiap hari mereka diberi waktu untuk tidur, loh!

    Ilustrasi perempuan sedang tidur. (PEXELS)

    Di masa anak-anak, tidur siang adalah sesuatu yang dinantikan. Saat sudah dewasa dan harus bekerja, kayaknya sulit, ya untuk menemukan waktu memejamkan mata.

    Walau demikian, ada satu perusahaan yang sedang berusaha untuk mengembalikan waktu tidur siang untuk orang dewasa, nih!

    Wakefit, perusahaan berbasis tidur yang berlokasi di India, membuka karyawan untuk bisa istirahat tidur siang dan enaknya lagi, dibayar!

    CEO perusahaan, Chaitanya Ramalingegowda, mengirim email kepada karyawannya untuk memberi tahu bahwa mereka akan diberi kesempatan untuk tidur siang setiap hari saat bekerja.

    Berdasarkan email yang dibagikan melalui LinkedIn, baris subjeknya berbunyi; “Memberikan 'Hak untuk Tidur Siang' Anda."

    Menurut Ramalingegowda, perusahaan telah berjalan selama lebih dari enam tahun dalam bisnis ini.

    "Kami selalu tidur siang dengan serius, tetapi mulai hari ini, kami akan meningkatkannya," tulisnya.

    Dia menjelaskan perusahaan berusaha untuk menormalkan tidur siang di tempat kerja. Setiap karyawan akan dapat tidur siang setiap hari antara pukul 14:30.

    Ramalingegowda juga mengutip sebuah studi NASA, di mana pilot yang tidur di kokpit selama 26 menit menunjukkan peningkatan kewaspadaan hingga 54 persen, serta peningkatan kinerja pekerjaan 34 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang.

    Dia mengatakan kepada Newsweek bahwa tidur siang dulunya dianggap tabu, tetapi pandemi COVID-19 telah mengubah cara pandang orang.

    "Batas-batas yang kabur antara pekerjaan dan waktu luang memungkinkan karyawan memiliki fleksibilitas untuk tidur siang di antara panggilan atau rapat dan meremajakan diri di tengah jadwal kerja mereka," katanya.

    Hmm....Menarik juga, ya Kawula Muda.

    Editor Team

    COMMENT