Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Aug 30 2021

    Kanye West Kecewa Album “Donda” Dirilis Label Tanpa Persetujuannya dan Lagu “Jail pt 2” Diblokir

    Kawula Muda, lagu "Jail pt 2" menampilkan Jonathan Kirk alias DaBaby.

    Kanye West, rapper kenamaan Amerika Serikat. (TWITTER/POP CRAVE)

    Album terbaru Kanye West “Donda” akhirnya telah rilis dan dapat dinikmati di berbagai layanan streaming musik mulai Minggu (29/08/2021).

    Namun, Kanye West tampaknya malah tidak senang dengan peluncuran album barunya. Beberapa jam setelah album “Donda” muncul di layanan streaming seperti Apple Music dan Spotify, rapper sekaligus maestro mode berusia 44 tahun itu mengungkapkan fakta baru di balik perilisan album.

    Melalui media sosial Instagramnya, Ye mengklaim bahwa Universal Music Group yang merupakan perusahaan induk dari label rekaman Def Jam, merilis “Donda” tanpa persetujuannya. Ia juga tampaknya kecewa karena salah satu lagu dari album tersebut berjudul Jail pt 2 yang menampilkan DaBaby diblokir.

    “UNIVERSAL MENGELUARKAN ALBUMKU TANPA PERSETUJUANKU DAN MEREKA MEMBLOKIR JAIL PT 2 UNTUK DIMASUKKAN KE ALBUM,” tulis Ye menggunakan huruf besar, dalam sebuah unggahan Instagram pada Minggu (29/08/2021).

    Lagu Jail pt 2 yang menampilkan Jonathan Kirk alias DaBaby, memang awalnya tidak tersedia saat album “Donda” pertama kali muncul.

    Tak lama setelah “Donda” rilis, Ye sempat mengunggah tangkapan layar berisi pesan teks (yang kini telah dihapus), di mana manajernya, Bu Thiam, memberitahukan bahwa manajer DaBaby, Arnold Taylor, tidak mengizinkan syair dari artisnya dipakai di lagu tersebut.

    Namun, Ye bersikeras ingin memasukkan DaBaby ke albumnya, karena rapper Rockstar itu telah mendukungnya secara publik ketika ia mencalonkan diri dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tahun lalu.

    Kabar soal tidak diizinkannya syair DaBaby dipakai di album “Donda” kemudian dibantah oleh Arnold Taylor. Ia mengatakan bahwa Bu Thiam telah berbohong kepada Ye dan menekankan bahwa dirinya tidak pernah melarang DaBaby dimasukkan ke album “Donda”.

    “Ini bohong, aku bangun pagi ini dan melihat omong kosong di media sosial ini,” tulis manajer DaBaby itu di media sosial sambil membagikan hasil screenshot pesan pribadinya dengan Ye.

    “Kenapa aku tidak mau hit itu keluar ketika labelku SCMG (South Coast Music Group) sangat mendukung pertumbuhan serta budaya hip hop dan juga artisku!!!” lanjutnya.

    Kini, lagu Jail pt 2 yang menampilkan DaBaby akhirnya telah dapat dinikmati. Sebelumnya, fans sempat kecewa karena syair Jay-Z di lagu Jail versi asli diganti oleh DaBaby. Kini, syair Jay-Z untuk Jail versi telah dikembalikan seperti semula, sedangkan bagian DaBaby digunakan di Jail pt 2.

    Keputusan Ye memasukkan DaBaby ke album, mendapat pertentangan dari banyak pihak karena kontroversi DaBaby yang melontarkan komentar homofobia ketika tampil di festival Rolling Loud beberapa waktu lalu. Akibat komentarnya itu, DaBaby dikecam hingga diboikot oleh banyak pihak.

    “Donda” awalnya dijadwalkan rilis pada 23 Juli 2021, sehari setelah penyelenggaraan listening party di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Tetapi proyek ini kemudian mengalami penundaan selama beberapa kali.

    Album ini merupakan tindak lanjut dari album “Jesus Is King” yang keluar pada 2019. Kata ‘Donda’ yang dipakai sebagai judul album, diambil dari nama ibunda Ye, Donda West, yang meninggal dunia pada 2007.

    Selain Jay-Z dan DaBaby, “Donda” juga menampilkan banyak kolaborasi bersama bintang-bintang besar, termasuk The Weeknd dan Lil Baby (Hurricane), Chris Brown (New Again), Roddy Ricch (Pure Souls), Travis Scott (Praise God), Playboi Carti (Off the Grid), Pop Smoke (Tell the Vision), dan Kid Cudi (Moon).

    Editor Team

    COMMENT