Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Feb 26 2022

    The Weeknd Tunda Pengumuman Penting Karena Serangan Rusia di Ukraina

    Kawula Muda, The Weeknd sempat dituding telah bersikap tidak sensitif dengan cuitannya di Twitter.

    The Weeknd, penyanyi asal Kanada. (TWITTER/INDIE WIRE)

    The Weeknd menunda pengumuman penting yang seharusnya dirilis pada Kamis (24/02/2022). Pengumuman yang berkaitan dengan tur konser akan datang itu ditunda karena adanya serangan Rusia terhadap Ukraina.

    Konflik antara Rusia dan Ukraina karena melanggar batas wilayah tersebut telah memicu terjadinya perang. Serangan Rusia terhadap Ukraina membuat banyak pihak menanggapi konflik tersebut termasuk The Weeknd.

    Melalui cuitannya di Twitter, penyanyi bernama asli Abel Tesfaye itu mengumumkan bahwa ia akan menunda pengumuman besar yang sebenarnya ingin ia sampaikan pada penggemar.

    “Sayangnya saya baru saja melihat apa yang terjadi dengan konflik dan akan menunda pengumuman besok. Aku berdoa untuk keamanan semua orang,” tulis penyanyi asal Kanada itu di Twitter pada Rabu (23/02/2022).

    Namun, dalam unggahannya pelantun Save Your Tears itu tidak mengungkap kapan pastinya dia akan membagikan tentang kabar itu.

    Sebelumnya, dia dituding oleh banyak pihak di media sosial karena telah bersikap tidak sensitif dengan cuitannya di Twitter. Tiga jam sebelumnya, memang The Weeknd sempat menulis, “LET’S GOOOOOOOO.”

    Sebelumnya, ia memang seringkali menggoda penggemar tentang pengumuman kepastian tanggal konser “After Hours til Dawn”. Sejak akhir Januari lalu, dalam cuitannya dia kerap menambahkan emotikan bergambar pesawat dan bumi.

    Sayangnya, cuitan Abel ini bertepatan dengan konflik panas yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Kalimat-kalimat yang tersirat penuh semangat itu muncul bersamaan dengan kabar serangan Rusia ke Ukraina.

    Oktober lalu, Abel mengumumkan bahwa dia membatalkan tur “After Hours” yang seharusnya dimulai pada Januari lalu di Vancouver, Kanada. Setelah itu, dia akan menyambangi Edmonton, Winnipeg, Toronto, dan Montreal.

    “Karena keterbatasan arena dan permintaan untuk pertunjukan yang lebih banyak, saya ingin melakukan sesuatu yang lebih besa dan spesial untuk Anda dan itu membutuhkan stadium,” bunyi pesan di media sosialnya saat itu.

    Tur “After Hours” seharusnya mulai berjalan sejak musim panas 2020, tetapi harus ditunda karena adanya pandemi Covid-19.  

    Editor Team

    COMMENT