Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 20 2022

    Bang Pitung, Mpok Nori, dan Bang Bokir jadi Nama Jalan di Beberapa Ruas Ibu Kota

    Namanya jadi diganti dengan seniman legendaris Indonesia, nih!

    Jalan Mpok Nori di Kecamatan Cipayung (OKEZONE)


    Beberapa nama jalan di ibukota telah diubah loh, Kawula Muda! Perubahan nama tersebut pun diganti menjadi nama-nama tokoh legendaris atau seniman Indonesia.

    Seperti nama Jl. Raya Kebayoran Lama diubah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta jadi Jl. Bang Pitung.

    Wakil Camat Kebayoran Lama, Sidik Rawanta mengatakan, perubahan nama itu diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan nantinya akan diresmikan oleh peraturan Gubernur DKI Jakarta.

    Melansir dari CNN Indonesia, Senin (20/06/2022), pelang yang bertuliskan 'Jl. Bang Pitung' berada di pertigaan lampu merah pertigaan Rawa Belong. Pertigaan tersebut menghubungkan tiga jalan, yakni Jl. Palmerah, Jl. Bang Pitung, dan Jl. Kemanggisan.

    Jalan Bang PitungJl. Bang Pitung di pertigaan lampu merah pertigaan Rawa Belong (DETIK)

     

    Tidak hanya Jl. Bang Pitung saja, ada jalan lainnya di wilayah Jakarta yang memakai nama tokoh legendaris. Nama Mpok Nori diabadikan dalam pelang bertulis Jl. Mpok Nori yang terpasang di Kecamatan Cipayung, menggantikan Jalan Raya Bambu Apus.

    Ada juga nama Jl. Raya Pondok Gede di Kecamatan Kramat Jati, diubah menjadi Jl. Bokir bin Dji'un, menurut Kepala Suku Dinas Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu.

    Papan jalan tersebut menggantikan nama Jalan Pondok Gede dengan titik awal dari simpang Jalan Raya Bogor atau pertigaan Hek sampai persimpangan lampu merah Tamini Square.

    Benhard juga melanjutkan, sebenarnya nama-nama tokoh legendaris yang nantinya akan digunakan sebagai nama jalan ada lima, tiga lainnya adalah Haji Darip, Entong Gendut, dan Rama Ratu Jaya.

    "Nanti Jl. Haji Darip dipasangkan mulai dari titik awal Jl. Raya Bekasi hingga simpang Jl. Jenderal Ahmad Yani. Jl. Entong Gendut akan menjadi nama jalan dari titik awal persimpangan Jl. Batu Ampar I hingga titik akhir persimpangan Jl. Raya Condet," ujar Benhard, melansir dari Sindo News.

    Editor Team

    COMMENT