Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Aug 05 2022

    Bawa Burger McDonald Bali, Pria Ini Didenda Rp 27 Juta di Australia!

    Harusnya dimakan sebelum sampe ya, Kawula Muda!

    Ilustrasi burger. (FREEPIK)


    Seorang turis pria asal Australia harus membayar denda hingga AUD 2.664 atau Rp 27 juta akibat membawa makanan dari McDonald's Bali. Adapun ia harus membayar denda tersebut di Bandara Darwin, Australia. 

    Pria tersebut diketahui membawa burger McMuffin, sosis sapi, dan ham croissant dari Bali. Namun, sesampainya di bandara, seekor anjing pelacak bernama Zinta mengendus aroma makanan cepat saji tersebut dari ransel sang turis. 

    “Ini akan menjadi makanan paling mahal bagi penumpang ini, dendanya dua kali lipat dari harga tiket penerbangan ke Bali,” tutur Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia, Murray Watt, mengutip CNNindonesia pada Jumat (05/08/2022). 

    Adapun denda tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Australia untuk mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). 

    Ilustrasi hewan ternak yang sedang diperiksa PMKIlustrasi hewan ternak yang sedang dilakukan pemeriksaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) (ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA)

     

    “Tapi, saya tidak akan bersimpati untuk orang yang tidak menghormati aturan dan protokol biosecurity Australia, ketika terdeteksi, anda akan ditangkap,” tambah Murray. 

    Di sisi lain, wabah penyakit mulut dan sapi memang ramai menyerang hewan ternak Indonesia. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Bali.

    Karena itulah, pemerintah Australia memiliki kekhawatiran wabah tersebut akan turut memasuki negaranya. Mereka pun menggelontorkan dana hingga Rp 148 miliar untuk melakukan pengetatan perbatasan, termasuk menyiapkan anjing-anjing pelacak. 

    Hal itu dikarenakan wabah PMK yang masih dalam ranah abu-abu peneliti sehingga perlu diwaspadai dengan siaga. 

    Bahkan, Presiden Federasi Peternak Nasional Australia, Fiona Simson, mempercayai bahwa wabah tersebut dapat dibawa oleh daging serta produk susu. Karena itulah, berbagai produk daging ternak dan susu asal Indonesia yang dibawa oleh sang turis tidak diloloskan pada pemeriksaan bandara tersebut. 

    Editor Team

    COMMENT