Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jun 15 2022

    Bawaslu Ajak Meta hingga TikTok Bertemu untuk Lawan Hoax Jelang Pemilu 2024

    Supaya gak rusuh di media sosial, Kawula Muda!

    Ilustrasi aplikasi TikTok. (PIXABAY)


    Media sosial kerap kali dimanfaatkan untuk menyebarkan hoax dan disinformasi. Terutama menjelang Pemilu 2024, tentu akan banyak sekali konten-konten berita bohong untuk saling menjatuhkan pasangan calon. 

    Karena itu, sebagai salah satu upacara memberantas hoax jelang Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berencana adakan pertemuan dengan beberapa media sosial.

    MEDIA SOSIALIlustrasi media sosial (FREEPIK.COM)

     

    Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, sebut pertemuan tersebut akan diselenggarakan pada Juni 2022 mendatang. Adapun beberapa media sosial yang terlibat yakni Facebook dan Instagram (Meta), TikTok, serta Twitter. 

    “Tujuannya untuk menangani permasalahan dan pelanggaran di media sosial kayak hoax, berita bohong, terus fitnah,” tutur Rahmat dikutip dari Asumsi pada Selasa (14/06/2022). 

    Adapun Bawaslu juga akan menggandeng polisi siber untuk memberantas hoax-hoax tersebut. “Terus kemudian penindakannya dilakukan Mabes Polri (yang) bekerja sama dengan Bawaslu. Ini melanggar pidana, administrasi, atau bagaimana. Nah, kemudian tindak lanjutnya take down oleh Kominfo,” tambahnya.

    Adapun ini bukan pertama kalinya Bawaslu mengajak media sosial untuk memberantas hoax. Pada Pemilu 2019 lalu misalnya, Bawaslu bekerja sama dengan Line Indonesia untuk mengidentifikasi dan memerangi konten hoax di internet. 

    Editor Team

    COMMENT