Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Sep 08 2021

    Berhasil Dipadamkan 1,5 Jam, Kebakaran di Lapas I Kota Tangerang Tewaskan 41 Narapidana

    Kawula Muda, ngeri banget nih kebakaran di Lapas I.

    Ilustrasi kebakaran. (PIXABAY)

    Kebakaran yang menimpa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) pukul 01.45 WIB menewaskan 41 orang narapidana, dua di antaranya adalah Warga Negara Asing (WNA) Portugal dan Afrika Selatan serta 39 Warga Negara Indonesia (WNI).

    Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mengatakan bahwa kronologi terjadinya kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas pengawas di tempat. 

    "Petugas pengawas melihat dari atas, pengawas melihat kondisi itu terjadi api, langsung menelepon kepala pengamanan di sini," ungkap Yasonna kepada awak media, melansir KOMPAS.com.

    Kepala Lapas pun dengan sigap menghubungi pemadam kebakaran (damkar) setempat. Tiga belas menit kemudian, 12 unit damkar telah dikerahkan untuk memadamkan api tersebut.

    Dalam waktu 1,5 jam, api yang menghanguskan Blok C 2 dengan penghuni 2.072 orang itu berhasil dipadamkan.

    Jenazah peristiwa kebakaran Lapas I Kota TangerangJenazah peristiwa kebakaran Lapas I Kota Tangerang. (Dok. KOMPAS)

     

    Blok C 2 sendiri diketahui terdiri dari paviliun-paviliun yang kamar-kamarnya terkunci. Pun dikuncinya kamar-kamar tersebut merupakan prosedur tetap (protap) Lapas.

    Dari peristiwa tersebut, 81 orang dinyatakan selamat, 40 orang dinyatakan meninggal di tempat, serta 1 orang meninggal ketika dilarikan ke rumah sakit.

    Pun Yosanna mengatakan bahwa Lapas I Kota Tangerang, Banten, itu juga tidak pernah diperbaiki instalasi listriknya sejak dibangun tahun 1972.

    "Dugaan sementara adalah karena persoalan listrik arus pendek, namun demikian, sekarang Puslabfor Polri, Dirkrimum Polda Metro Jaya sedang meneliti sebab musabab dari kebakaran tersebut," tambah Yasonna..

    Korban-korban tersebut diketahui terdiri dari 1 narapidana kasus pembunuhan, 1 napi kasus terorisme, dan sisanya merupakan napi kasus narkoba

    "Namun demikian, kami sekali lagi, kami menyampaikan duka yang mendalam kepada seluruh keluarga," tuturnya.

    Editor Team

    COMMENT