Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Aug 08 2022

    Dapat Bocoran dari PBB, Jokowi: Tahun 2023 Dunia akan Gelap

    Sekretaris Jenderal PBB, IMF, hingga Kepala negara G7 bilang dunia akan 'gelap'

    Jokowi timbulkan banyak spekulasi dari pernyataannya. (The Jakarta Post)


    Tahun 2023 diperkirakan akan mengalami masa 'gelap', kabar tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Masa 'gelap' tersebut merupakan imbas dari berbagai macam konflik dan kejadian, seperti krisis ekonomi, pangan, hingga energi akibat pandemi Covid-19 dan perang antara Rusia-Ukraina.

    Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat memberikan ucapan sambutan dalam Silatnas dan Ultah ke 19 Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022).

    "Saya akan berbicara berbeda karena kita tahu sekarang ini memang dunia pada posisi yang tidak mudah, pada keadaan yang sangat sulit," ujar Jokowi.

    Jokowi mengaku prediksi tersebut didapatkan setelah ia berbincang dengan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), International Monetary Fund (IMF), hingga Kepala negara G7.

    jokowiPresiden Jokowi menyampaikan informasi terkait perpanjangan PPKM Level 4. (YOUTUBE/SEKRETARIAT KABINET RI)

     

    "Saya tanyakan sebetulnya dunia ini mau ke mana? Beliau-beliau sampaikan, presiden Jokowi tahun ini kita akan sulit. Tahun ini kita akan sulit," ungkap Jokowi.

    "Terus, kemudian seperti apa? Tahun depan akan gelap," imbuhnya.

    Kondisi sulit yang saat ini dialami oleh negara-negara di dunia bahkan bisa lebih parah. Menurut Jokowi, Bank Dunia menyebutkan akan ada 66 negara yang diperkirakan akan ambruk akibat kondisi ekonomi yang kian memburuk.

    "Mereka detail mengalkulasi, apa yang dikhawatirkan betul-betul kita lihat dan sekarang ini 320 juta orang di dunia sudah berada pada posisi menderita kelaparan akut. Ini saya sampaikan apa adanya," kata Jokowi. Menurutnya ramalan yang disampaikan sejumlah lembaga internasional hanya merujuk pada situasi dunia secara keseluruhan.

    "Ini bukan Indonesia. Ini dunia. Hati-hati. Bukan Indonesia yang saya bicarakan tadi. Dunia. Semua negara pada keadaan yang tidak mudah," kata Jokowi.

    Editor Team

    COMMENT