Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Sep 28 2022

    Data Dipakai Orang Lain 21 Kali untuk Pinjaman Bank, Wanita Ini Gagal Buka Rekening

    Video tersebut diunggah sendiri oleh akun @icd08 pada Selasa (20/9/2022).

    Ilustrasi rekening bank (KOMPAS.com/Isna Rifka Sri Rahayu)


    Sebuah video viral di sosial media lantaran seorang wanita tidak bisa membuka rekening di Bank Negara Indonesia (BNI). Wanita yang diketahui berinisial (DI) tersebut terkejut setelah mengetahui bahwa data dirinya sudah melakukan pendaftaran rekening peminjaman sebanyak 21 kali.

    Video tersebut diunggah sendiri oleh akun TikTok @icd08 pada Selasa (22/9/2022).

    "Mau nangis ga sih? Gue hari ini baru mau bikin rekening BNI gue download aplikasinya, terus pas mau daftar ada tulisan gue udah terdaftar," tulis keterangan dalam video.

    "Gue telpon dong ke CS (customer service), pas udah telpon dia bilang, "Ibu sudah buka rekening sebanyak 21 rekening pinjaman"," lanjutnya.

    Korban sendiri mengaku bahwa sebelumnya ia memang kehilangan Kartu Tanda Pengenal (KTP), dan masih dalam tahap pengurusan.


    @icd08

    Ada aja yaaa lika liku jadi manusia #tiktokpelitfyp #fypシ #tiktokpelitgpernahfyp

    ♬ Horror atmosphere piano & SE. - Kohrogi


    Ia juga menduga bahwa ada pihak yang tidak bertanggung jawab yang menemukan KTP-nya, dan menggunakan KTP tersebut untuk disalahkan gunakan.

    Sementara itu, Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menyelidiki data dari nasabah atas nama korban, DI tersebut.

    "Saat ini kami masih mencoba melakukan cek data terkait nasabah pemilik rekening pinjaman tersebut," tuturnya dikutip dari Kompas.com, Selasa (27/9/2022).

    Lebih lanjut, Oki juga memastikan bahwa DI masih bisa melakukan pendaftaran rekening baru, dengan catatan data yang didaftarkan harus valid.

    "Sepanjang data yang dimiliki valid, tetap bisa (melakukan pembukaan rekening). Pembukaan dapat dilakukan dengan datang ke Cabang BNI," kata Okki.

    Editor Team

    COMMENT