Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 14 2021

    DKI Jakarta Genting! Kasus Covid-19 Naik 302 Persen, Tingkat Keterisian Wisma Atlet 80,68 Persen

    Hai Kawula Muda, pasca libur Idul Fitri 2021 kasus Covid-19 terus naik!

    Orang-orang pakai masker untuk perlindungan diri. (FREEPIK)

    Seperti yang telah diprediksi, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus melonjak setelah libur Idul Fitri 2021. Dilaporkan, perkembangan kasus positif Covid-19 dalam tiga minggu terakhir naik 53,4 persen.

    Pada Kamis, 10 Juni 2021, untuk pertama kalinya penambahan kasus harian mencapai angka lebih dari 8.000 kasus, tertinggi sejak 25 Februari 2021.

    Daerah yang mengalami peningkatan kasus paling besar adalah DKI Jakarta. Berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per 11 Juni 2021, kasus Covid-19 di DKI Jakarta naik 302 persen dalam 10 hari terakhir.

    Penambahan kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta selalu di atas 2.000 dalam empat hari terakhir.

    Pada 10 Juni 2021, ditemukan 2.096 kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta. Padahal sebelumnya, pada 8 dan 9 Juni 2021, penularan kasus masing-masing berada di angka 755 dan 1.371 kasus baru.

    Lonjakan kasus Kembali terjadi pada Jumat (11/6/2021), yakni ditemukan 2.293 kasus baru Covid-19. Kemudian pada Sabtu (12/6/2021), ditemukan 2.445 kasus baru penularan Covid-19.

    Jumlah kasus aktif di Jakarta juga aik 1.716 kasus. Dengan pertambahan ini, jumlah kasus terkonfirmasi secara total di Jakarta hingga Sabtu kemarin adalah 445.302 kasus.

    COVID-19 KARATINAIlustrasi pasien Covid-19 sedang dikarantina dan mendapat perawatan. (FREEPIK)

     

    Wisma atlet tambah 2.000 bed 

    Atas kondisi yang terjadi itu, manajemen Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran menambah 2.000 tempat tidur (bed) sebagai upaya antisipasi peningkatan jumlah pasien.

    “Kami menyiapkan tambahan sekitar 2.000 bed dan sudah bisa digunakan secepatnya,” kata Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen Tugas Ratmono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/6/2021).

    Kesiapan untuk menambah kapasitas diputuskan manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat menggelar rapat khusus pada Minggu (13/6/2021). Disampaikan juga, RSDC Wisma Atlet Kemayoran sanggup menampung 7.937 pasien.

    Penambahan kapasitas merespons dinamika bertambahnya jumlah pasien beberapa waktu terakhir. Sebanyak 4.836 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih dirawat di RSDC Atlet Kemayoran hingga Minggu (13/6/2021).

    “Tingkat hunian mencapai 80,68 persen,” ujar Mayjen Tugas.

    Penambahan kapasitas dilakukan dengan mengoptimalkan setiap unit apartemen/rusunawa di tower 4, 5, 6, dan 7. Setiap unit dimaksimalkan daya tampungnya, yang tadinya hanya untuk dua pasien menjadi tiga pasien, terutama pasien kategori gejala ringan.

    Selain itu, Tower 8 di Pademangann difungsikan untuk isolasi WNI yang baru tiba dari luar negeri.

    Dengan penambahan kapasitas hingga 7.937 pasiien, manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran juga mengajukan tambahan 150 dokter dan 300 perawat.

    Mayjen Tugas menyatakan bahwa manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah beberapa kali menghadapi lonjakan pasien Covid-19, yaitu 5.080 pasien pada 27 September 2020 dan 5.036 pada 24 Januari 2021.

    “Kita berharap tidak ada lonjakan pasien, tetapi kami tetap harus menyiapkan diri demi merawat pasien Covid-19 dan ketenangan masyarakat lebih luas,” kata Mayjen Tugas.

    Editor Team

    COMMENT