Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Dec 01 2020

    Fakta-fakta “Folklore” yang Diungkap Taylor Swift Lewat Film Konser Disney+

    Kawula Muda, ternyata ada banyak fakta seru di balik album ini.

    Image Caption

    Taylor Swift baru saja memberi kejutan baru bagi para penggemarnya lewat perilisan film konsernya berjudul Folklore: The Long Pond Studio Sessions di Disney+ pada Rabu (25/11/2020).

    Dalam film tersebut, Taylor membagikan sejumlah fakta menarik di balik album terbarunya, “Folklore”. Berikut ini beberapa di antaranya.

    1. Label tidak dikabari soal “Foklore” hingga seminggu sebelum rilis

    Proses pembuatan “Foklore” memang terhitung cepat. Berawal dari kegiatan melatih kreativitas yang dilakukan Taylor untuk mengatasi kebosanan di tengah pandemi, yang justru berbuah album tak terduga.

    Jangankan penggemar yang tidak mendapat petunjuk sama sekali tentang perilisan album tersebut, pihak label yakni Republic Records pun ternyata tidak diberitahu tentang adanya “Folklore” hingga seminggu sebelum tanggal rilis.

    2. Sang pacar menulis dua lagu di album “Folkore”

    Taylor Swift mengungkap fakta bahwa William Bowery yang dikreditkan sebagai penulis lagu Betty dan Exile ternyata adalah sang pacar, Joe Alwyn.

    Bersama aktor 29 tahun itu, Taylor bahkan sempat duet menyanyikan lagu Exile sebelum memanggil Bon Iver untuk mengisi vokal di lagu tersebut.

    3. Pentingnya pemilihan track ke-5 bagi Taylor

    Track nomor 5 dari setiap album Taylor Swift memiliki makna tersembunyi dan selalu terdengar lebih emosional, serta terkesan begitu menyedihkan.

    “Memilih track ke-5 adalah keputusan yang penuh tekanan,” ujar Taylor dalam film konsernya.

    Taylor memilih My Tears Ricochet sebagai track ke-5 untuk “Folklore”. Lagu ini menunjukkan bahwa seorang sahabat atau pendamping yang sangat kita percaya bisa berubah menjadi musuh paling buruk setelah mereka pergi.

    4. Koneksi di balik cerita cinta segitiga “Foklore”

    Terdapat tiga lagu yang menceritakan kisah cinta segitiga dalam “Folklore” yaitu Cardigan, August, dan Betty. Dalam filmnya, Taylor menjelaskan hubungan di antara ketiganya.

    Cardigan merupakan perspektif Betty tentang James, 20-30 tahun setelah mereka jatuh cinta saat remaja.

    Sementara itu, August mengangkat kisah pilu dari perspektif seorang wanita bernama August (Augustine), dan lagu Betty bercerita dari sudut pandang James kepada Betty setelah hubungannya dengan August kacau.

    5. Taylor menulis Invisible String tepat setelah mengirim hadiah untuk bayi kepada sang mantan

    Dalam lagu Invisible String terdapat lirik berbunyi “cold was the steel of my axe to grind for the boys who broke my heart, now I send their babies presents”.

    Taylor Swift mengungkapkan bahwa ia menulis lagu itu tepat setelah ia mengirim hadiah untuk bayi kepada salah satu mantannya. Meskipun ia tak menyebut nama mantannya, penggemar meyakini bahwa itu mengacu pada Joe Jonas dan Sophie Turner yang dikaruniai anak pertama mereka pada Juli 2020.

    Editor Team

    COMMENT