Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    >
    Jan 17 2023

    Ketum PSSI Usul 1 Oktober jadi Hari Libur Sepak Bola Nasional

    Untuk menghormati korban dari Tragedi Kanjuruhan, Kawula Muda!

    Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengusulkan agar tanggal 1 Oktober menjadi hari libur sepak bola nasional (PSSI)


    Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, mengusulkan agar tanggal 1 Oktober menjadi hari libur sepak bola nasional. Hal itu disebut sebagai bentuk penghormatan untuk korban Tragedi Kanjuruhan.

    "Sebagai respons dan keseriusan PSSI menanggapi tragedi Kanjuruhan untuk mengajak semua pihak agar setiap tanggal 1 Oktober menjadi hari libur sepak bola Indonesia,” ujar Ketua Umum PSSI dalam pidatonya pada Kongres Biasa PSSI 2023 di Jakarta, Minggu (15/01/2023), mengutip Kompas. 

    Tragedi KanjuruhanTragedi Kanjuruhan (Reuters/Aditya Irawan)

      

    Lebih lanjut, Iwan Bule menyatakan Tragedi Kanjuruhan menimbulkan luka yang dalam bagi masyarakat. Insiden yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu tersebut diketahui menewaskan 135 korban jiwa dan ratusan penonton mengalami luka-luka.

    Insiden berdarah tersebut terjadi setelah laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023.

    “Mereka semua adalah pahlawan. Sepak bola tanpa penonton seperti sayur tanpa garam. Dukungan penonton selalu luar biasa,” lanjut Iwan. 

    Ia pun berharap agar kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di dunia sepak bola Indonesia. Apabila disahkan, tidak boleh ada aktivitas sepak bola baik turnamen hingga kompetisi yang dilakukan di Indonesia pada 1 Oktober.

    “Kita harus membuat sepak bola menjadi olahraga pemersatu yang menyenangkan, bukan mengerikan dan menakutkan,” tambahnya. 

    "Dukungan penonton jadi sokongan yang amat luar biasa. Kami lihat pada saat pandemi COVID-19 tanpa penonton, atmosfernya berbeda.”

    Sementara itu, Kongres Biasa PSSI 2023 berlangsung pada Minggu, 15 Januari 2023. Pada kongres tersebut, agenda utama yang dilakukan adalah menetapkan susunan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). 

    Hal itu merupakan jalan pembuka ke Kongres Luar Biasa (KLB) untuk pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, hingga anggota Komite Eksekutif PSSI. 

    Editor Team

    COMMENT