Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Mar 30 2021

    Kilang Minyak Pertamina Terbakar, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Kekurangan BBM

    Kita doakan semoga kondisinya semakin baik ya Kawula Muda!

    dok. BPBD Indramayu

    Senin (29/3/2021) dini hari terjadi peristiwa kebakaran kilang minyak Pertamina di Balongan Indramayu. Peristiwa ini tentu saja menghebohkan masyarakat sekitar karena menimbulkan kobaran api yang sangat besar disertai bunyi ledakan. Diperkirakan ada sebanyak 350.000 barel yang habis terbakar. 

    Kejadian tersebut menyebabkan tiga unit tangki 42 T301 A,B,C terbakar dan ketiga tangki tersebut dipakai untuk menampung BBM jenis Premium. 

    Hal ini sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat perihal jumlah BBM untuk beberapa waktu ke depan. Ditakutkan stok BBM menipis akibat kejadian ini dan akan menimbulkan kenaikan harga karena menjadi barang langka. 

    Namun hal tersebut langsung dibantah oleh Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono, yang menyatakan bahwa stok BBM nasional jumlahnya masih aman. Jumlah ini sudah diperhitungkan setelah kejadian kebakaran tersebut. Diketahui masih ada 10,5 juta barel yang tersisa dan masih cukup sampai 27-28 hari ke depan.  

    Karenanya diimbau juga kepada masyarakat untuk tidak panik. Stok solar sampai saat ini masih tersedia 8,8 juta barel yang masih cukup hingga 20 hari ke depan. Untuk stok Avtur juga masih tersedia 3,2 juta barel yang cukup untuk 74 hari ke depan. 

    Kilang minyak Balongan yang terbakar merupakan supply utama pasokan kebutuhan BBM untuk wilayah DKI Jakarta, Bekasi, dan Jawa Barat. 

    Banyaknya jumlah bahan bakar yang tersedia menyebabkan api sangat sulit dipadamkan. Warga di sekitar lokasi juga memilih untuk mengungsi. Total ada sekitar 700 warga yang mengungsi dan terbagi di tiga titik pengungsian.  

    BPPD Indramayu melaporkan ada 5 warga yang mengalami luka berat dan 15 orang luka ringan akibat kejadian tersebut. Hal ini ditambah dengan banyak oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan musibah ini dengan mencuri barang berharga milik warga yang ditinggal untuk mengungsi. 

    Editor Team

    COMMENT