Program Unggulan

Prambors menyediakan beragam program untuk menemani hari-hari anda

    Jun 24 2022

    Kota Kuno Berusia 3.400 Tahun Kembali Muncul di Daratan Irak

    Karena kekeringan yang sangat panas, Ka

    Sebuah kota tua tiba-tiba saja muncul di daratan Irak (CNN)


    Para ahli arkeologi baru saja menyaksikan fenomena langka. Pasalnya, sebuah kota kuno yang diprediksi berusia 3.400 tahun, tiba-tiba saja muncul di daratan Irak. 

    Sebelumnya, permukaan air di waduk Mosul yang berada di sepanjang Sungai Tigris, Irak Utara, tiba-tiba saja turun dengan ekstrem. Hal itu seiring dengan cuaca panas ekstrem yang tengah terjadi di wilayah Irak. 

    Kota KunoIlustrasi kota kuno yang muncul di daratan Irak (CNN)

     

    Adapun pada Januari dan Februari lalu, arkeolog Kurdi dan Jerman bekerja sama dengan Direktorat Purbakala untuk melestarikan budaya di wilayah tersebut. 

    Diketahui, kota tua yang muncul kembali ke daratan tersebut bernama Zakhiku. Kota tua tersebut diyakini merupakan pusat pemerintahan di Kerajaan Mitanni. 

    Adapun Kerajaan Mitanni secara keseluruhan diperkirakan pernah mengalami gempa bumi. Karena guncangan yang terlampau kencang, diduga kota tersebut tenggelam ke dasar sungai. 

    Kemudian, pada tahun 1980-an, pemerintah Irak disebut mulai membangun bendungan di atas area gempa tersebut. 

    Di sisi lain, Irak masa kini tengah mengalami kekeringan yang ekstrem. Karena hal itu, banyak pula kota maupun peninggalan yang kembali muncul ke permukaan. 

    Karena itulah, para ahli arkeolog dari berbagai negara langsung mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan penelitian. Hal itu dilakukan sebelum lokasi kota kembali tidak bisa diakses karena tergenang air bendungan. 

    Sementara itu, hingga saat ini, telah ditemukan berbagai artefak dari tanah liat yang diprediksi berasal dari tahun 1350 hingga 1100 sebelum Masehi. Diharapkan, penemuan tersebut dapat membantu peneliti dan sejarawan untuk mendapat gambaran lebih lanjut mengenai peradaban Mesopotamia. 

    Editor Team

    COMMENT